8 Kesalahan Penjual Online Yang Sering Dilakukan

Membuka online shop merupakan salah satu kegiatan yang  banyak dipilih  oleh masyarakat era modern untuk mendapat penghasilan tambahan dengan cara menjual barang melalui internet. Tanpa memerlukan modal yang besar, siapa saja dapat berjualan hanya dengan bermodalkan gadget yang terhubung langsung dengan jaringan internet. Dalam berjualan online, para pedagang harus memperhatikan banyak hal supaya dapat menarik hati pembeli. Strategi berjualan yang baik dapat membawa pedagang mendapatkan keuntungan dengan banyaknya barang yang laku terjual.

Banyak cara yang dilakukan penjual untuk mencapai keberhasilan dalam bisnis online yang ditekuninya. Namun pada kenyataanya malah banyak kesalahan-kesalahan yang dilakukan pada saat berjualan sehingga berimbas pada penurunan penjualan. Konsumen akan kurang suka terhadap penjual yang melakukan kesalahan sehingga membuat mereka mengurungkan niatnya untuk membeli barang dagangannya. Sebagai penjual, sebaiknya kita dapat mengetahui dan menghindari kesalahan yang dapat terjadi kapan saja tanpa kita sadari.

Gambar 8 Kesalahan Penjual Online Yang Sering dan Biasa Dilakukan

Kesalahan Penjual Online Yang Sering Dilakukan


Dengan menghindari resiko kesalahan tersebut kita dapat meningkatkan nilai dari toko online yang sudah dirintis. Hal ini akan berdampak pula pada meningkatnya kepercayaan konsumen untuk membeli barang dagangan yang ditawarkan. Untuk itu, belajarlah mengevaluasi dan memperbaiki kesalahan yang sudah terjadi untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya. Berikut ini adalah 8 kesalahan penjual online yang sering dan biasa dilakukan dalam berjualan.

1. Menampilkan Gambar Buram

Banyak kita jumpai para pedagang online menampilkan gambar yang buram dan tidak jelas ketika promosi entah itu di media sosial maupun marketplace. Hal ini menyebabkan promosi yang berlangsung kurang menarik hati calon konsumen. Ibarat anda memiliki toko dan memajang barang di etalase, namun etalase tersebut buram, tidak enak dilihat, dan barang yang dipajang kurang jelas. Apa yang akan terjadi ketika calon konsumen melihat hal tersebut?

Maka dari itu, usahakan menggunakan gambar yang jelas, jernih dan sebisa mungkin gunakan gambar dengan kualitas tinggi. Kualitas gambar yang baik akan menunjang promosi yang anda lakukan untuk menarik hati konsumen. Meskipun anda berlaku sebagai dropshiper, usahakan meminta gambar yang berkualitas baik dari supliyer untuk di unggah sebagai media promosi. Jika anda mempunyai stok sendiri, buat real picture yang menarik dengan menggunakan kamera berkualitas mumpuni. Intinya usahakan menampilkan gambar terbaik kepada para calon konsumen supaya tertarik.

2. Deskripsi Produk Tidak Jelas

Salah satu kesalahan para penjual online yang lazim kita jumpai adalah kurang jelasnya deskripsi yang menggambarkan produk yang dijual. Deskripsi produk biasanya digunakan untuk menjelaskan berbagai macam gambaran dan kondisi produk yang meliputi beberapa aspek seperti bahan, ukuran, warna yang tersedia dan lain-lain. Penjual yang malas mencantumkan dan memberikan deskripsi secara jelas dapat menyebabkan calon konsumen kebingungan dan tidak mau memperhatikan produk yang diulas.

Ketika melakukan promosi pada saat berjualan, usahakan memberi deskripsi barang secara detail dan jelas supaya konsumen semakin penasaran dengan produk yang anda jual. Cantumkan segala informasi terkait barang yang dijual secara lengkap. Deskripsi produk yang anda berikan kepada konsumen akan membuat mereka memahami gambaran barang yang anda jual seakan-akan mereka melihat-lihat barang tersebut secara langsung seperti di toko.

3. Harga Tidak Tertera

Ketika berjualan online, sering sekali kita melihat pedagang yang tidak mencantumkan harga barang yang mereka jual, namun malah menuliskan keterangan seperti “Harga inbox saja”, “Cek harga langsung PM”, “Harga besahabat”, dan lain sebagainya. Sampai saat ini masih menjadi tanda tanya besar apa maksud dari pedagang tersebut untuk tidak mencantumkan harga secara langsung. Hal ini terkadang membuat calon konsumen enggan menggali informasi dan mengabaikannya.

Sebenarnya, harga yang tertera secara nyata dapat meningkatkan rasa penasaran terhadap barang tersebut. Bisa jadi calon konsumen yang melihat promosi tertartik dengan barang yang dijual karena faktor harga. Untuk itu mencantumkan harga secara jelas adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk menarik hati pembeli. Sebenarnya jika dilihat dari segi efektifitas promosi, tidak ada manfaatnya penjual menyembunyikan harga dari konsumen. Justru itu akan membingungkan dan membuat siapa saja yang melihat mengabaikannya.

4. Tidak Bersikap Ramah

Fakta dilapangan, kita masih sering menjumpai banyak sekali pedagang online yang bersikap kurang ramah ketika melayani pelanggan entah itu dalam segi cara berkomunikasi maupun cara melayani. Ini merupakan salah satu kesalahan yang cukup fatal jika benar-benar terjadi. Hal ini dapat membuat konsumen kecewa sehingga berdampak pada penurunan kepercayaan. Selain itu, resiko lain yang bisa saja diterima adalah ketika konsumen tersebut menceritakan pengalamannya kepada konsumen lain dari mulut ke mulut.

Seperti yang kita tahu cerita dari mulut ke mulut dari seorang pelanggan kekuatan dan pengaruhnya sangat besar. Apalagi jika pengalaman yang didapatkan tersebut kurang menyenangkan, maka sangat mudah sekali untuk menceritakan kepada orang lain. Jika yang disampaikan tersebut adalah hal positif maka akan berdampak positif pula kepada toko online, namun jika yang disampaikan tersebut adalah hal negatif makan akan berdampak sangat buruk kepada eksistensi toko online.
Oleh karena itu, jika anda merupakan salah satu pedagang online, cobalah untuk bersikap ramah dalam melayani pelanggan. Jalin hubungan sebaik mungkin dengan pelanggan karena salah satu kesuksesan dari seorang penjual adalah adanya komunikasi yang baik dengan para pelanggannya. Dalam transaksi yang berlangsung, kenyamanan utama yang dibutuhkan oleh pembeli adalah pelayanan yang diberikan oleh penjual.

5. Pelayanan Buruk

Selain ketikdak ramahan dari penjual, salah satu kesalahan yang kita jumpai adalah pelayanan yang tidak baik seperti, lupa mencatat pesanan konsumen, tidak responsive dalam menanggapi keluhan konsumen, tidak menghargai pembeli, dan lain sebagainya. Hal tersebut akan berdampak buruk kepada toko online yang anda miliki dan berpotensi meluas kepada konsumen lain. Pelayanan yang buruk adalah salah satu penyebab dari banyaknya toko online yang gulung tikar akibat rasa ketidakpuasan dari konsumen yang menyebar dari mulut ke mulut.

Untuk menghindari hal tersebut, sesekali buatlah survey kepada konsumen yang pernah bertransaksi kepada anda dengan menanyakan bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan. Dengan  begitu anda dapat mengetahui secara nyata bagaimana kualitas pelayanan yang anda berikan. Jika memang terdapat kesalahan segeralah untuk meminta maaf dan memperbaikinya. Semakin sering evaluasi dilakukan, maka semakin kecil pula toko anda terhindar dari kesalahan yang tidak menyenangkan pelanggan.

6. Menggunakan Kalimat Yang Bersifat Mengancam

Pernahkah anda menemukan toko yang memberikan keterangan dengan kalimat seperti, “no cancel”, “cancel block”, “PHP = Block”, dan lain-lain. Ataukah anda adalah salah satu yang melakukannya? Berhati-hatilah dalam menggunakan kalimat tersebut karena sifatnya yang mengancam sehingga dapat menyebabkan pelanggan takut untuk bertransaksi kepada anda. Apalagi bagi pelanggan yang belum mengenal toko anda, pasti mereka akan berpikir dua kali untuk berbelanja ditempat anda.

Jangan menampilkan kata-kata yang membuat pelanggan merasa ilfil pada saat mempromosikan toko online. Biasanya itu dilakukan oleh pemilik toko online untuk menghindari resiko-resiko yang tidak diinginkan. Perlu anda ketahui, bahwa tidak semua pelanggan bersifat seperti apa yang anda pikirkan. Langkah tersebut adalah cara yang salah untuk dilakukan kepada konsumen sebelum benar-benar adanya masalah yang terjadi. Sebagai pebisnis, jangan pernah takut untuk mengambil resiko. Jika memang ada masalah dengan pelanggan, selesaikan secara baik-baik setelah masalah tersebut muncul.

7. Administrasi Tidak Tertata

Kesalahan yang sering disepelekan oleh pedagang online adalah administrasi yang tidak diatur dengan baik seperti pencatatan pesanan pelanggan, pengiriman, keuangan dan lain sebagainya. Hal ini dapat berakibat pada kesalahan yang berkelanjutan sehingga dapat membuat pusing penjual itu sendiri. Untuk itu usahakan menata administrasi dan mencatatnya dengan baik. Buat buku khusus administrasi sebagai sarana penunjang toko online meskipun penjualan yang anda lakukan skalanya masih tergolong kecil. Ini akan lebih mendisiplinkan kan anda dalam bekerja dan dapat digunakan sebagai data jika sewaktu-waktu ada hal yang tidak dinginkan.

8. Tidak Memaksimalkan Media Berjualan

Memulai berjualan berarti anda juga harus memulai belajar menggunakan berbagai sarana tempat berjualan baik itu marketplace maupun media sosial. Namun pada kenyataanya masih banyak pedagang yang hanya memanfaatkan sarana itu-itu saja sebagai tempat berjualan. Seharusnya, untuk  memperluas jaringan, gunakanlah semua sarana yang tersedia secara gratis tersebut untuk berjualan.

Yang pertama anda dapat menggunakan marketplace yang tersedia seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan lain-lain. Yang kedua anda dapat menggunakan semua media sosial yang paling populer seperti Instagram, Facebook, Twitter dan lain-lain. Kedua sarana tersebut dapat anda gunakan sebagai sarana pendukung dalam memperluas jangkauan pembeli. Seperti pepatah yang mengatakan “semakin banyak menebar jala, maka semakin banyak ikan yang didapat” yang berarti ketika semakin banyak media berjualan yang anda gunakan maka peluang lakunya barang dagangan menjadi semakin tinggi.

Penutup
Itulah 8 ulasan mengenai kesalahan penjual online yang sering dan biasa dilakukan ketika berjualan. Memang secara sadar kita sulit untuk mengetahui kesalahan yang kita lakukan sendiri. Namun dengan mempelajari kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, kita dapat memanfaatkannya sebagai bahan evaluasi agar bisa lebih baik lagi kedepannya. Sebagai penjual online hindarilah kesalahan yang sering dan biasa dilakukan diatas agar toko online yang anda miliki memperoleh citra positif  sehingga dapat membangun kepercayaan yang tinggi dari para konsumen.

8 Kesalahan Penjual Online Yang Sering Dilakukan