Laptop merupakan salah satu gadget yang kini sudah menjadi kebutuhan banyak kalangan mulai dari, pelajar, mahasiswa, guru, dosen, desainer,...
7 Rahasia Menjaga Baterai Tanam Laptop Tetap Awet

7 Rahasia Menjaga Baterai Tanam Laptop Tetap Awet

Laptop merupakan salah satu gadget yang kini sudah menjadi kebutuhan banyak kalangan mulai dari, pelajar, mahasiswa, guru, dosen, desainer, karyawan, pegawai, bahkan hingga pedagang online. Sama seperti halnya ponsel, laptop juga diproduksi oleh berbagai merk terkenal dengan fitur, spesifikasi serta desain yang beragam. Salah satu inovasi laptop terbaru adalah penggunaan baterai tanam.

Berbeda halnya dengan laptop jaman dahulu yang dibuat oleh produsen dengan desain baterai yang bisa dilepas (removable battery), para desainer laptop kini menggunakan baterai tanam (non-removable battery) sebagai salah satu metode untuk mendukung desain laptop yang slim atau tipis sehingga lebih mudah dibawa kemana-mana. Akibatnya, pemilik laptop tidak bisa lagi melepas dan memasang baterai sesuka hati.

7 Rahasia Menjaga Baterai Tanam Laptop Tetap Awet

Penggunaan baterai tanam pada laptop digadang-gadang memiliki keunggulan yaitu kinerja yang lebih baik dan usia yang lebih panjang dibandingkan dengan baterai biasa yang bisa dilepas. Namun ternyata awet atau tidaknya sebuah baterai tanam bukan bergantung pada bentuknya, namun lebih ke cara menjaga, merawat dan juga cara penggunaan dari baterai itu sendiri.

Cara Merawat dan Menjaga Baterai Tanam Laptop Agar Tetap Awet

Seperti yang sudah kita singgung diatas bahwa awet atau tidaknya sebuah baterai termasuk baterai tanam pada laptop tergantung bagaimana kamu menjaga dan merawat baterai tersebut ketika digunakan. Dengan cara penggunaan yang benar dan tepat, baterai apapun akan menjadi lebih stabil kinerjanya dan lebih panjang usianya. Berikut ini adalah 7 rahasia menjaga baterai tanam laptop agar tetap awet.

Selalu Jaga Suhu Laptop

Suhu memang menjadi salah satu masalah klasik bagi setiap pengguna laptop. Suhu laptop yang terlalu tinggi ternyata dapat berakibat buruk terhadap usia baterai tanam. Elemen yang ada didalam baterai tanam akan beraksi jika terkena suhu yang cukup tinggi. Salah satu cara terbaik untuk membuat performanya agar tetap prima adalah dengan menjaga suhu laptop menjadi stabil.

Untuk menjaga suhu laptop agar tetap stabil memang cukup sulit. Namun ada beberapa upaya yang bisa kamu lakukan salah satunya adalah meletakkannya di suhu ruangan yang sejuk. Akan lebih baik jika kamu memakai laptop ditempat yang memiliki pendingin udara. Jika memang tidak ada pendingin ruangan di rumah kamu, maka kamu bisa pakai tips berikut ini.

Memakai Kipas Tambahan. Colling pad atau kipas tambahan yang biasanya diletakkan dibawah laptop dapat menjadi alternatif solusi buat kamu yang tidak punya AC dirumah. Penggunaan colling pad dapat menurunkan suhu pada laptop dan membuat sirkulasi udara lebih baik.

Jangan Digunakan Diatas Kasur. Menggunakan laptop diatas kasur sama halnya dengan "menjemput maut" untuk laptop itu sendiri. Selain menyebabkan sirkulasi udara terganggu yang membuat overheat sehingga merusak elemn baterai tanam, panas pada laptop dapat mengakibatkan percikan api pada kasur.

Menjalankan Software Melebihi Spesifikasi. Penyebab laptop cepat panas juga bisa berasal dari software yang dijalankan. Terlebih jika software tersebut sangat berat melebihi spesifikasi laptopmu. Maka hardware-nya harus bekerja karas sehingga akan cepat panas.

Usahakan Baterai Tanam Selalu Terisi

Meski sedang tidak dipakai, sebaiknya jangan meninggalkan laptop dengan baterai tanam dalam keadaan kosong. Daya yang terisi pada baterai memiliki andil cukup besar dalam menentukan awet tidaknya sebuah baterai tanam. Produsen laptop terkenal asal Amerika Serikat, Hawlett Packard (HP) merekomendasikan agar baterai tanam selalu terisi daya pada interval 50-60% dan dalam suhu 20-26 derajat celcius.

Tips ini dapat kamu terapkan ketika laptop akan lama tidak digunakan misalkan ditinggal keluar kota, liburan atau menjalankan kesibukan lain. Sebelum "meninggalkannya" dalam waktu cukup lama, pastikan baterai tanam terisi daya antara 50-70% sehingga ketika kamu sudah kembali, laptop dapat dinyalakan karena masih terisi daya.

Perhatikan Cara Penggunaan dan Pengisian Daya Baterai Tanam

Salah satu tips menjaga baterai tanam laptop tetap awet adalah dengan memperhatikan cara penggunaan serta cara pengisian dayanya. Kebanyakan orang sering menggunakan laptop sambil diisi daya hingga waktu yang cukup lama. Namun cara penggunaan yang seperti justru tidak baik untuk kesehatan elemen baterai itu sendiri.

Sebenarnya boleh saja kamu menggunakan laptop sambil di charge, namun yang perlu kamu garis bawahi adalah tidak membiarkan proses pengisian daya berjalan terus bahkan saat baterai tanam sudah dalam posisi terisi penuh. Meski laptop dengan baterai tanam sudah dibekali teknologi yang mampu menjaga dari over-charging. Tapi sebaiknya kamu hentikan pengisian daya ketika sudah penuh.

Jangan Biarkan Baterai Tanam Habis Hingga 0%

Setiap baterai pasti memiliki titik terendah performa, begitu juga baterai tanam laptop. Kamu tidak bisa menghindari, namun dapat mencegahnya agar lebih tahan lama. Menghabiskan baterai hingga 0% adalah cara yang buruk. Berdasarkan penelitian dari batteryuniversity.com, menggunakan baterai hingga habis atau 0% akan membuat usia baterai menjadi jauh lebih pendek.

Baca Juga:

  1. Baterai Laptop Cepat Habis Padahal Masih Baru? Ini Penyebabnya
  2. 7 Cara Merawat Baterai Tanam Laptop Agar Lebih Awet
  3. Charger Laptop Terkena Air dan Basah? Ini Ciri-ciri dan Cara Menanganinya


Maka dari itu, sebaiknya kamu perhatikan kapan waktu yang tepat untuk mengisi daya baterai tanam laptopmu. Biasanya laptop akan memberikan peringatan baterai lemah pada interval daya 15% hingga 25%. Pada saat inilah kamu direkomendasikan untuk segera mengisi daya dan bukan menunggunya hingga benar-benar kosong.

Tidak Memaksa Laptop Bekerja Keras

Cara menjaga baterai tanam laptop agar awet yang selanjutnya adalah dengan tidak memaksakan laptop bekerja keras. Meski fungsinya sama dengan komputer, namun laptop dirancang untuk melakukan pekerjaan dengan durasi lebih pendek daripada komputer. Jika komputer bisa digunakan selama 24 jam non-stop, maka laptop bekerja lebih singkat yaitu sekitar 4-6 jam untuk beristirahat sejenak.

Terlebih jika laptop dipaksakan untuk menjalankan software diluar batas kemampuan spesifikasinya. Dengan durasi yang panjang menjalankan software yang berat, itu merupakan perpaduan yang "sempurna" untuk laptop mencapai batas overheat. Kondisi ini akan langsung berimbas pada baterai tanam terlebih jika digunakan sambil diisi daya.

Kamu disarankan agar menggunakan laptop sesuai kapasitasnya. Ditambah dengan durasi yang tidak terlalu lama. Jika terpaksa digunakan dalam waktu lama, sebaiknya laptop diistirahatkan setiap 4-5 jam hingga dingin. Dengan begini  baterai tanam laptop akan lebih stabil kondisinya sehingga dapat memperpanjang umurnya.

Gunakan Hanya Charger Original

Charger bawaan laptop adalah perangkat paling kompatibel untuk baterai tanam laptop kamu. Merk yang sama bukan berarti charger kompatibel, namun terkadang Ampere yang dibutuhkan juga berbeda. Jadi ketika kamu lupa bawa charger atau chargermu rusak, sebaiknya jangan sembarangan meminjam charger. Gunakan hanya charger yang benar-benar original dan sesuai dengan merk + tipe laptopmu.

Jika kamu memaksakan memakai charger diluar bawaan laptop, kamu akan menerima berbagai resiko buruk. Terlebih jika charger tersebut memiliki ukuran voltase dan ampere yang tidak sesuai. Bisa-bisa baterai tanam pada laptop kamu kinerjanya akan turun drastis bahkan bisa mengalami kebocoran. Intinya, selalu gunakan charger bawaan laptopmu.

Perhatikan Usia Baterai Tanam Itu Sendiri

Pada dasarnya, usia baterai tanam itu tergantung dari cara pemakaiannya. Semakin baik cara pemakaiannya maka usianya juga akan semakin panjang dan juga sebaliknya. Selain itu, setiap produsen juga memiliki klaim terhadap daya tahan baterai tanam laptop produksinya yang berbeda-beda.

Namun, penggiat teknologi memiliki pandangan bahwa baterai tanam umumnya bisa bertahan pada siklus 300 sampai 500 kali charging. Artinya, baterai laptop dapat bertahan dalam kondisi terbaik paling tidak selama 2 hingga 3 tahun pertama. Namun hal ini hanya sebatas teori saja, semuanya kembali lagi pada cara penggunaannya.

Mengingat kondisi terbaik baterai tanam laptop memiliki batas dalam siklus tertentu, maka sebaiknya kamu melakukan proses charging dengan benar. Pastikan mencabut daya ketika baterai benar-benar penuh atau terisi 100%. Hilangkan kebiasaan buruk untuk mencabut charger ketika belum terisi penuh karena dapat mempercepat siklus penurunan kinerja.

Penutup

Itulah beberapa rahasia menjaga baterai tanam laptop agar tetap awet dan panjang usianya. Bagaimanapun juga setiap baterai akan mengalami yang namanya penurunan performa, namun masalah tersebut dapat kita hindari dan diminimalisir. Dengan penggunaan dan perawatan yang baik, paling tidak kamu bisa mempertahankan kondisi primanya dalam jangka waktu lebih lama. Selamat mencoba ya!
Lanjutkan Membaca »
9 Cara Cek Kondisi Laptop Bekas Sebelum Membeli

9 Cara Cek Kondisi Laptop Bekas Sebelum Membeli

Saat ini laptop sudah menjadi barang kebutuhan banyak orang selain handphone sebagai salah satu alat untuk bekerja. Berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan kantor, desainer, hingga pedagang online membutuhkan laptop untuk menunjang aktivitas mereka. Laptop sendiri banyak digunakan dan dibeli karena desainnya yang praktis untuk bisa dibawa kemana-mana sebagai pengganti fungsi komputer.

Saat ini, laptop sudah bisa dibeli dengan kondisi masih baru atau second (bekas pakai). Transaksi jual beli laptop second atau bekas saat ini sudah mulai meningkat karena banyaknya kebutuhan dari konsumen. Banyak pengguna yang silih berganti laptop dengan berbagai alasan yang menyebabkan pangsa pasar laptop second meningkat. Berbagai macam jenis, merk dan spesifikasi laptop bekas bisa kita dapatkan dengan mudah saat ini.

9 Cara Cek Kondisi Laptop Bekas Sebelum Membeli

Namun, disisi lain banyak orang yang takut dan khawatir terhadap kondisi laptop bekas jika mau membelinya. Ini adalah hal wajar mengingat resiko kerugiannya bisa sangat tinggi jika tidak teliti. Terlebih lagi tidak ada garansi yang bisa menjamin. Sebenarnya, hal ini berlaku untuk barang apapun yang dibeli dalam kondisi bekas. Akan tetapi, resiko tersebut bisa dihindari atau diminimalisir dengan cara-cara tertentu.

Hal-hal Yang Perlu Kamu Cek Sebelum Beli Laptop Bekas

Membeli laptop second bukanlah ide yang buruk. Justru hal ini bisa menjadi alternatif pilihan ketika kondisi keuangan sedang tidak stabil. Dengan budget yang rendah kamu bisa membeli laptop yang masih layak pakai asal memeriksanya dengan teliti terlebih dahulu. Memastikan kondisi kesehatan laptop bekas sebelum membeli adalah hal penting untuk meminimalisir resiko kerugian akibat kerusakan. Berikut ini cara cek kondisi laptop bekas sebelum membeli.

Cek Kondisi Hardisk Laptop

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika akan membeli laptop bekas adalah dengan mengecek kondisi hardisknya. Bagaimanapun juga, hardisk adalah komponen utama yang sangat penting mengingat fungsinya adalah sebagai tempat penyimpanan seluruh data. Biasanya hardisk yang kurang baik akan mengalami badsector dimana fungsinya dalam menulis dan membaca file tidak bekerja dengan baik.

Kamu bisa cek hardisk laptop bekas dengan bantuan sebuah software. Salah satunya adalah software HD Tune. Caranya adalah install dulu software HD Tune-nya. Buka, lalu masuk ke tab menu "Health" untuk cek kesehatan hardisk itu sendiri. Masuk pada tab "Error Scan". Jangan centang "Quick Scan" agar hasil scanning-nya lebih valid. Lalu klik "Scan" untuk memulai. Setelah selesai, lihat hasilnya. Jika hijau semua berarti kondisinya bagus, namun jika da bintik-bintik merah maka ada badsector pada hardisk tersebut.

Cek Fungsi Keyboard Laptop

Keyboard adalah salah satu perangkat yang sering bermasalah jika sudah digunakan dalam waktu yang lama. Hampir setiap aktivitas penggunaan laptop, keyboard selalu digunakan sebagai alat input perintah. Jika mengalami kerusakan, biasanya pada tombol-tombol tertentu tidak bisa berfungsi ketika ditekan. Beberapa bisa diperbaiki namun beberapa diantarannya sulit untuk pulih.

Kamu bisa cek kondisi keyboard pada laptop bekas dengan bantuan software pihak ketiga yaitu "Keyboard Tester Portable". Langkah pertamanya adalah download terlebih dahulu software-nya, lalu buka. Karena portable, kamu tidak perlu instalasi. Jika sudah terbuka software-nya, cek keyboard dengan menekan semua tombolnya satu-persatu. Warna hijau menunjukkan tombol masih normal, warna merah berarti bermasalah, warna kuning khusus tombol "FN" ya.

Cek Kondisi Layar Monitor Laptop

Layar laptop adalah salah satu output yang sangat penting. Segala macam proses yang dilakukan oleh laptop akan tampil disana. Layar monitor yang masih prima akan memudahkan dalam bekerja. Untuk itu sangat penting mengecek layar monitor laptop bekas sebelum memutuskan untuk membelinya. Kamu pasti gak mau kan punya laptop yang monitornya bermasalah.

Untuk mengecek kesehatan layar monitor pada laptop bekas yang akan kamu beli, gunakan saja software "Monitor Tester". Download software-nya terlebih dahulu ya. Jika sudah di install, buka software-nya lalu jalankan. Maka dengan bantuan software ini kamu akan mengetahui kondisi layar monitor laptop bekas tersebut. Fungsi dari software ini adalah mendeteksi apakah ada pixel pada monitor yang rusak atau tidak.

Cek Kondisi Charger Laptop

Komponen lain yang juga cukup penting untuk diperhatikan adalah charger. Sebagai alat pengisi daya, charger harus bisa bekerja dengan optimal. Mengingat aliran listrik yang tidak stabil dapat membuat komponen lain seperti mainboard rusak. Untuk meminimalisir hal tersebut, cek kondisi charger laptop bekas yang akan kamu beli dengan cara ini.

Pertama, kamu perhatikan stiker label keterangan pada charger dan baterai laptop. Pastikan keduanya memiliki nilai Voltase dan Ampere yang sama. Kedua, cobalah untuk menghubungkan charger ke arus listrik. Perhatikan lampu indikatornya menyala atau tidak. Selain itu cek lampu indikator pengisian daya pada laptop, jika berkedip berarti charger bekerja dengan baik. Ketiga, cek juga pada indikator pengisian daya di layar laptop, jika ada keterangan mengisi daya, berarti charger masih normal.

Cek Kipas Pendingin Laptop

Kipas pada laptop memiliki peran yang cukup krusial sebagai pendingin. Jika tidak ada kipas maka komponen laptop akan cepat panas yang bisa membuat laptop tiba-tiba mati sendiri atau bahkan hingga gosong. Maka dari itu pastikan kipas pendingin laptop berfungsi dengan baik agar tidak terjadi overheat. Ciri kipas yang berfungsi dengan baik adalah mengeluarkan hembusan udara keluar saat di laptop bekas dihidupkan.

Tapi ada satu hal yang harus kamu tahu. Ternyata saat ini sudah banyak model laptop yang silent alias tanpa kipas. Kamu harus bisa membedakannya terlebih dahulu dengan cara browsing dan mempelajari merk serta tipe laptop second yang hendak kamu beli. Jika memang laptop tersebut tanpa kipas, maka kamu tidak akan menemukan hembusan angin yang keluar ketika laptop dinyalakan.

Baca Juga:
  1. Tampilan Laptop Sering Berwarna Biru Secara Tiba-tiba? Ini Penyebab dan Solusinya
  2. Cara Mengatasi Error Windows 10 "Stop Code: Critical Process Died"
  3. 7 Tanda Laptop Anda Minta Di Install Ulang, Apa Saja?

Cek Engsel Monitor Laptop

Layar atau monitor adalah komponen yang paling rawan karena sering dibuka tutup. Body dan layar hanya dihubungkan oleh dua buah engsel yang berada pada sisi kiri dan kanan. Didalam engsel tersebut terdapat kabel fleksibel yang terhubung ke monitor. Perhatikan baik-baik pada bagian ini saat kamu ingin membeli laptop bekas.

Pastikan kedua engsel monitor ini masih dalam kondisi rapat, tidak pecah, dan tidak terbuka. Karena sering di buka tutup biasanya engsel akan mulai kendor seiring berjalannya waktu. Hal ini bisa disebabkan oleh sekrup yang kendor atau lepas. Untuk mengatasi ini biasanya sekrup tersebut bisa dikencangkan terlebih dahulu. Namun jika ada retakan atau pecahan pada engsel, sebaiknya kamu jangan beli.

Cek Kinerja Laptop

Seiring berjalannya waktu, performa laptop akan mengalami penurunan baik itu dari segi hardware yang terdiri dari hardisk, RAM, monitor, keyboard, touchpad dan juga software yang berupa sistem operasi. Maka dari itu perlu adanya cek kinerja laptop bekas sebelum membelinya dengan cara mencoba menjalankan beberapa aplikasi serta menggunakannya sebagai mana mestinya.

Cek Kecocokan Spesifikasi Laptop

Hal yang juga tak kalah penting untuk di cek ketika kamu akan membeli laptop bekas adalah kecocokan spesifikasi antara label keterangan dan juga spesifikasi sesungguhnya. Kamu bisa cek spesifikasi laptop seperti RAM, processor, hardisk, graphic card, dan lain-lain melalui "dxdiag". Caranya klik Start lalu ketikkan "dxdiag". Tekan enter maka akan muncul jendela windows dengan laporan spesifikasi laptop itu sendiri.

Cek Semua Segel Sekrup Pada Laptop

Poin terakhir ini menjadi sangat penting ketika kamu akan membeli laptop bekas. Adalah mengecek semua segel yang menjaga body laptop salah satunya pada lubang sekrup. Segel lubang sekrup yang masih utuh menandakan bahwa laptop tersebut belum pernah dibongkar meski kondisinya bekas. Namun sebaliknya, jika segel sudah terbuka semua maka kamu perlu klarifikasi dari pemilik sebelumnya apakah laptop tersebut pernah dibongkar atau belum.

Penutup

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk cek laptop bekas sebelum membelinya. Membeli laptop bekas itu boleh-boleh saja. Asalkan kamu lebih teliti dalam mengecek kondisinya, maka kamu akan terhindar dari hal-hal yang merugikan di kemudian hari. Apalagi dengan membeli laptop bekas, kamu akan mendapatkan harga jauh dibawah harga barunya meski spesifikasi yang didapat sama persis. Kamu cuma butuh teliti dan hati-hati saja.
Lanjutkan Membaca »
10 Aplikasi Pembayaran Digital Untuk Transaksi Online

10 Aplikasi Pembayaran Digital Untuk Transaksi Online

Perkembangan jaman yang begitu cepat membuat teknologi juga berkembang pesat. Salah satu pengaruh dari kemajuan teknologi yang bisa kita rasakan saat ini adalah sistem pembayaran yang mulai beralih ke digital. Sistem ini muncul seiring dengan meningkatnya jumlah transaksi online sehingga membuat banyak inovator menciptakan aplikasi pembayaran digital yang bisa digunakan seseorang untuk transaksi online.

Jika pada jaman dahulu kita melakukan transaksi secara konvensional, pada jaman sekarang orang-orang bisa melakukan pembayaran apapun secara digital melalui ponsel pintar yang dimilikinya. Hal ini mengakibatkan penggunaan uang tunai atau cash menurun. Banyak orang yang menyebut bahwa hal ini mengantarkan kita menuju perubahan besar. Saat ini sudah banyak orang yang mulai meninggalkan uang tunai dan beralih ke sistem cashless.

Mengenal Sistem Digital Payment

Digital payment atau pembayaran digital adalah sistem pembayaran non-tunai yang menggunakan media teknologi seperti SMS, Internet, Mobile banking, Internet Banking, Digital Wallet dan sejenisnya. Seluruh kegiatan digital payment dilakukan menggunakan media elektronik yang bisa dilakukan dimana saja , kapan saja, dan oleh siapa saja.

10 Aplikasi Pembayaran Digital Untuk Transaksi Online

Semakin hari, jumlah orang yang menggunakan sistem pembayaran digital terus mengalami peningkatan. Cara ini dirasa lebih praktis, efektif serta efisien dibandingkan dengan cara konvensional. Untuk memenuhi kebutuhan belanja, pembayaran tagihan atau pengiriman uang, mereka tidak perlu keluar rumah seperti halnya cara konvensional. Aktivitas tersebut dapat dilakukan dalam satu genggaman dan dalam satu sentuhan.

Keuntungan Yang Didapat Dengan Pembayaran Digital

Penggunaan aplikasi pembayaran digital menjadi populer serta diminati oleh banyak orang karena manfaatnya yang benar-benar bisa dirasakan dalam kehidupan. Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh seseorang saat menggunakan sistem pembayaran digital dalam transaksi online. Seperti apa keuntungannya? berikut ini penjelasannya.

Bisa Dilakukan Kapan Saja

Pembayaran digital secara online memang tidak kenal waktu. Kamu dapat menggunakan sistem ini kapan saja dan dimana saja bahkan pada saat tengah malam sekalipun sistem ini tetap dapat memproses transaksimu. Kamu tidak perlu menyesuaikan jadwal buka pada jam-jam tertentu. Sistem pembayaran digital seperti ini sangat cocok untuk orang-orang yang memiliki aktivitas padat.

Cepat dan Mudah

Dengan menggunakan proses pembayaran digital, maka transaksi akan jadi lebih cepat dan mudah. Hal ini akan membuat kamu hemat waktu karena tidak perlu antre dan menunggu lama. Hal ini sangat berbeda dengan sistem pembayaran konvensional yang mengharuskan semua orang datang ke tempat sehingga menimbulkan antrean yang sangat panjang.

Hemat Tenaga

Keuntungan lain yang bisa kamu dapat dengan sistem pembayaran digital selain cepat dan mudah adalah hemat tenaga. Saat memakai sistem konvensional, untuk melakukan pembayaran kamu diharuskan datang langsung ke tempat. Untuk mencapai tempat tersebut pasti dibutuhkan tenaga. Belum lagi jika ada antrean panjang atau ketika turun hujan saat perjalanan.

Lebih Aman Daripada Tunai

Jika dilakukan secara baik, benar dan sesuai prosedur, maka pembayaran digital sangat aman daripada pembayaran tunai. Terlebih jika yang dilakukan adalah transaksi dengan nilai besar. Membawa uang tunai dengan jumlah sangat banyak tentunya bukan ide yang baik. Kejahatan selalu mengintai dimanapun kita berada. Maka dari itu, untuk meminimalisir hal buruk tersebut, sistem pembayaran digital seperti inilah yang terbaik.

Daftar Aplikasi Yang Melayani Pembayaran Digital Untuk Transaksi Online

Setelah mengetahui berbagai macam hal yang melatarbelakangi perubahan sistem pembayaran dari konvensional ke digital, kini saatnya kamu mengetahui berbagai macam jenis aplikasi yang melayani pembayaran digital untuk transaksi online. Beberapa aplikasi tersebut sudah cukup terkenal di Indonesia. Berikut ini adalah daftar 10 aplikasi pembayaran yang bisa kamu gunakan.

Go-Pay

Go-Pay adalah anak dari Go-Jek. Pasti kamu semua sudah tidak asing dengan ojek online yang satu ini. Go-Pay bisa dibilang sebagai finansial technologi atau biasa disingkat fintech yang sangat terkenal di Indonesia. Saldo yang ada pada aplikasi Go-Pay dapat kamu gunakan untuk berbagai kebutuhan pembayaran online termasuk belanja, beberapa tagihan, isi pulsa  dan sebagainya. Kamu bisa is saldo via driver gojek, minimarket atau ATM. Aplikasi ini dapat kamu download disini.

OVO

Aplikasi pembayaran digital selanjutnya adalah OVO. Aplikasi ini menjadi aplikasi saku digital terpopuler kedua di Indonesia setelah Go-Pay. Sama dengan aplikasi digital payment lainnya, OVO dapat kamu gunakan untuk berbelanja online, melakukan beberapa pembayaran tagihan, bayar Grab, isi ulang pulsa dan lain-lain. Kamu bisa top-up saldo melalui ATM atau minimarket. Aplikasi OVO dapat kamu downolad disini.

LnkAja

Aplikasi pembayaran digital LinkAja merupakan layanan yang dikeluarkan oleh salah satu operator seluler milik pemerintah Indonesia yaitu, Telkomsel. Bagi kamu yang memakai nomor telkomsel, secara otomatis kamu dapat menggunakan layanan ini. Kamu dapat isi saldo di Grapari Telkomsel, mininarket atau transfer. Saldo tersebut dapat kamu gunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi online seperti halnya digital payment lainnya. Download aplikasinya disini.

Dana

Aplikasi Dana merupakan dompet digital yang masih baru di Indonesia, namun kepopulerannya mampu menyalip beberapa pendahulunya. Dengan aplikasi ini kamu dapat melakukan transaksi tanpa uang cash ataupun kartu kredit. Syaratnya, tempat kamu melakukan transaksi juga harus menggunakan Dana. Selain itu, kamu juga dapat mengirim uang kesesama pengguna Dana cukup dengan memasukkan nomor penerima. Aplikasi ini juga bisa melakukan pembayaran berbagai tagihan. Dana dapat kamu download disini.

Baca Juga:

  1. Review: Aronium, Aplikasi Kasir Toko Gratis Terbaik Untuk Windows
  2. Cara Transfer Uang/Bayar Online Tanpa Menggunakan ATM
  3. Cara Mudah Buka Situs Diblokir di HP Android Tanpa Aplikasi


i.Saku

Ketika kamu menggunakan i.Saku untuk transaksi pembayaran digital dengan sangat aman dan nyaman. Pasalnya aplikasi yang satu ini sudah mendapatkan izin dari BI (Bank Indonesia) untuk beroperasi. Kamu juga bisa melakukan setor tunai dan tarik tunai dengan fasilitas token yang disediakan. Dengan menggunakan i.Saku, kamu akan mendapatkan poin dari setiap transaksi yang dilakukan. Setelah poin terkumpul, kamu dapat menukarnya dengan hadiah di My Point. Download aplikasi i.Saku disini.

Doku

Doku bisa dibilang sebagai digital payment yang multi fungsi. Selain digunakan untuk pembayaran digital dan juga pembayaran tagihan bulanan secara online, aplikasi doku juga bisa dipakai untuk transaksi e-commerce luar negeri seperti AliExpress. Masih ada lagi, Doku juga bisa kamu pakai di AlfaOnline, bayar langganan First Media, KAI, Citilink dan masih banyak lagi. Hmmm bagaimana? Kamu tertarik? Download aplikasinya disini ya.

Sakuku

Sakuku adalah salah satu digital payment yang dikeluarkan oleh bank ternama yaitu BCA. Kamu dapat membuat akun Sakuku dengan nomer ponselmu. Aplikasi Sakuku tidak membebani biaya bulanan pada penggunanya. Kamu dapat melakukan transaksi seperti KlikBCA Individual, BCA mobile, mengirim uang ke rekening BCA, penarikan uang tunai di ATM BCA, dan lain-lain. Download aplikasinya disini.

True Money

Dengan aplikasi True Money kamu dapat dengan mudah melakukan berbagai macam aktivitas transaksi online dimana saja dan kapan saja. Dengan True Money, kamu akan mendapatkan beberapa fitur seperti tarik tunai melalui Agen TrueMoney, Alfamart dan Alfamidi, beli pulsa, paket data, token listrik, voucher games dan mengirim uang kesesama pengguna True Money. Disisi lain kamu juga dapat membayar tagihan bulanan seperti listrik, air, BPJS, dan lain-lain. Kamu bisa unduh aplikasi ini disini.

PayTren

Daftar terkahir di aplikasi pembayaran digital ada PayTren. Aplikasi yang dipopulerkan oleh ustadz Yusuf Mansur ini memiliki banyak sekali pengguna di Indonesia. Beberapa macam transaksi seperti ATM, Internet/SMS/Mobile Banking, dan PPOB (Payment Point Online Bank) dapat kamu lakukan. Berikut ini daftar fiturnya: tagihan listrik, PDAM, tiket pesawat, tiket kereta api, isi pulsa, voucher game, tv prabayar, token PLN bahkan hingga sedekah. Kamu bisa download PayTren disini.

Penutup

Itulah pembahasan mengenai beberapa aplikasi pembayaran digital yang bisa kamu gunakan untuk transaksi online. Setiap aplikasi memiliki konsep dan juga fitur yang berbeda-beda. Jadi kamu dapat memilih salah satu atau beberapa diantaranya sesuai dengan kebutuhan. Saat menggunakan digital payment, sebaiknya lakukan dengan teliti karena kesalahan input data dapat berakibat fatal pada transaksi.
Lanjutkan Membaca »
6 Penyebab Akuarium Kamu Cepat Keruh dan Kotor

6 Penyebab Akuarium Kamu Cepat Keruh dan Kotor

Memelihara hewan yang disukai seperti halnya ikan di akuarium itu memang sangat asik. Selain bisa melatih tanggung jawab, memelihara hewan air juga dapat menghilangkan stress. Selain ikan, ada banyak hewan air yang bisa dipelihara di akuarium seperti udang hias, kura-kura air dan juga tanaman air. Semakin beragam makhluk hidup yang ada di akuarium, semakin cantik pemandangannya.

6 Penyebab Akuarium Kamu Cepat Keruh dan Kotor

Selain keberagaman ekosistem air yang ada di dalam akuarium, tingkat kejernihan air juga mempengaruhi keindahan dari sebuah akuarium itu sendiri. Semakin jernih dan terjaga air didalam akuarium, maka akan semakin menambah kecantikannya. Lalu bagaimanakah jika air didalam akuarium keruh dan kotor? Tentu seindah apapun makhluk yang ada didalamnya akan menjadi kurang menarik.

Kenapa Air Akuarium Cepat Keruh dan Kotor?

Air yang cepat keruh dan kotor adalah masalah klasik bagi pemilik akuarium. Hal ini dianggap sangat menjengkelkan mengingat keindahan dari sebuah akuarium ada pada kejernihannya. Terkadang meski air sudah diganti baru, namun baru selang beberapa hari sudah mulai nampak keruh dan kotor. Ada banyak hal yang menyebabkan masalah ini. Berikut ini adalah beberapa penyebab air akuarium jadi cepat keruh dan kotor.

Filter Akuarium Yang Tidak Memadai

Penyebab utama kenapa air di akuarium jadi cepat keruh dan kotor ada pada sistem filtrasi yang tidak memadai. Terlebih jika akuarium kamu malah tidak memiliki sistem filter sama sekali. Sudah bisa dipastikan air akan langsung keruh dan kotor selang beberapa jam saja. Keberadaan filter sangat penting, apalagi jika memakai sistem yang benar seperti kapas, bioball, zeolid dan lain-lain. Selain membuat jernih, filter yang baik akan membuat ekosistem akuarium jadi lebih sehat.

Populasi Ikan Yang Terlalu Padat

Penyebab lain kenapa air di akuarium cepat keruh dan kotor adalah populasi ikan yang terlalu padat. Semua makhluk hidup pasti membuang kotoran atau zat sisa dari apa yang ia makan, begitu juga ikan. Jadi semakin banyak ikan yang kamu pelihara di akuarium, maka akan semakin banyak pula kotoran yang dihasilkan. Jika tidak diimbangi dengan sistem filter yang baik, maka kotoran tidak bisa cepat terurai. Akibatnya, air dalam akuarium akan bercampur kotoran ikan yang membuatnya jadi keruh dan kotor.

Pemberian Pakan Yang Berlebihan

Masih berkaitan dengan dua poin diatas, pemberian pakan pada ikan yang terlalu berlebihan akan membuat air akuarium jadi cepat keruh dan kotor. Pemberian pakan yang berlebihan akan meningkatkan jumlah kotoran yang dihasilkan oleh ikan karena banyaknya makanan yang harus dicerna. Terkadang, jenis pakan tertentu juga membuat ari jadi cepat keruh dan kotor jika terlalu lama mengapung di air. Sebaiknya memberi makan ikan secukupnya saja yaitu dua kali sehari pada pagi dan sore.

Akuarium Terkena Sinar Matahari

Tahukah kamu bahwa sinar matahari ternyata juga bisa jadi penyebab kenapa akuarium jadi cepat keruh dan kotor. Semakin lama dan semakin sering sebuah akuarium terkena sinar matahari, maka resiko untuk kehilangan kejernihannya juga semakin tinggi. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan alga yang sangat cepat ketika mendapat sinar matahari. Akibatnya dinding kaca akuarium lebih cepat berjamur dan berkerak yang membuat air di akuarium terlihat keruh dan kotor.

Baca Juga:
  1. Cara Menjaga Kaca Akuarium Agar Tetap Bening dan Jernih
  2. Cara Merawat Ikan Mas Koki di Akuarium Agar Tidak Cepat Mati
  3. 8 Tips Memilih dan Membeli Ikan Hias Yang Baik Untuk Dipelihara


Pemilihan Jenis Ikan

Ternyata beberapa jenis ikan seperti ikan koki dan ikan mas dapat membuat akuarium jadi keruh lebih cepat jika tidak diimbangi dengan sistem filter yang baik. Kok bisa? Hal ini disebabkan oleh jenis ikan tersebut yang banyak mengeluarkan kotoran. Kotoran mereka terkadang lama terurai sehingga saat pecah akan membuat akuarium jadi keruh dan kotor. Selain itu, semakin besar ikan yang dipelihara juga dapat menjadi penyebabnya.

Pertumbuhan Organisme Tidak Terkontrol

Penyebab terakhir kenapa air di akuarium cepat keruh dan kotor adalah pertumbuhan organisme yang tidak terkontrol. Biasanya, masalah ini sering dialami oleh akuarium yang ada tumbuhan air didalamnya. Selain itu, akuarium yang pencahayaannya berlebihan juga terkena masalah ini. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan alga yang sangat cepat sehingga membuat air jadi keruh dab kotor. Pertumbuhan organisme seperti alga dapat dikontrol dengan pemberian obat alga pada air akuarium.

Penutup

Itulah penjelasan mengenai beberapa penyebab kenapa akuarium kamu cepat keruh dan kotor. Jadi ketika akuarium kamu cepat keruh dan kotor setelah belum lama diganti air, salah satu penyebab dari beberapa pon diatas bisa jadi biang keroknya. Agar akuarium kamu selalu terlihat jernih, cobalah untuk mencari tahu dan menghindari penyebab-penyebabnya. Dengan begitu, akuarium kamu akan tampak cemerlang meski lama tidak di kuras.
Lanjutkan Membaca »
7 Cara Mendapatkan Modal Uang Untuk Memulai Usaha

7 Cara Mendapatkan Modal Uang Untuk Memulai Usaha

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa modal uang memang sangat penting untuk memulai usaha. Dengan modal yang berupa uang, kita akan lebih mudah dalam menggunakannya untuk memenuhi berbagai kebutuhan awal usaha tersebut. Modal uang juga lebih fleksibel karena dapat dengan mudah dipetakan dan direncanakan.

7 Cara Mendapatkan Modal Uang Untuk Memulai Usaha

Memperoleh modal uang untuk memulai usaha memang tidak mudah bagi kebanyakan orang. Terlebih bagi mereka yang mau merintis usahanya dari nol. Terkadang modal uang ini justru menjadi batu sandungan bagi mereka yang mau memulai usaha. Akhirnya, usaha yang akan dimulai gagal dirintis karena tidak adanya modal uang.

Modal uang masih dianggap sebagai "nyawa" dalam memulai usaha dari jaman ke jaman. Paradigma ini masih melekat erat dalam pola pikir masyarakat di negara kita. Hingga pada akhirnya banyak orang yang terjerumus ke jalan yang salah demi mendapatkan modal uang untuk memulai usaha. Padahal jalan yang salah justru dapat berpotensi menimbulkan masalah baru hingga membuat usaha yang dirintis gagal total.

Cara Mendapatkan Modal Uang Untuk Memulai Usaha

Ada banyak cara yang bisa kamu lalukan untuk mendapatkan modal uang saat akan memulai usaha tanpa harus terjerumus ke jalan yang salah. Ingat! Pola pikir seorang pengusaha sukses adalah selalu menjadikan kelemahan yang dia miliki untuk menjadi sebuah kelebihan. Termasuk juga modal uang. Jika kamu mau memulai usaha namun tidak memiliki modal uang, maka cobalah untuk mempertimbangkan beberapa hal berikut ini.

Menggunakan Tabungan Pribadi

Menggunakan tabungan pribadi untuk modal usaha bukanlah ide yang buruk. Uang yang kamu tabung, nilainya akan semakin turun dari waktu ke waktu. Maka dari itu lebih baik diputar kembali untuk dilipatgandakan daripada mengendap di buku tabungan. Menggunakan uang ditabungan untuk modal usaha termasuk investasi jangka panjang. Jadi beranilah untuk mengambil resiko.

Menjual Aset Yang Dimiliki

Cara kedua yang bisa kamu lakukan dalam mendapatkan modal uang untuk memulai usaha adalah dengan menjual aset yang dimiliki saat ini. Cara lain yang paling aman untuk mendapatkan modal uang adalah dengan menjual aset. Aset yang bisa kamu jual bisa berupa barang seperti mobil, motor, emas, berlian dan lain-lain. Atau bisa juga menjual aset seperti tanah atau rumah agar mendapatkan modal uang untuk memulai usaha.

Meminjam Uang ke Bank

Cara ketiga yang bisa kamu lakukan dalam mendapatkan modal uang untuk memulai usaha adalah dengan meminjam uang ke bank. Banyak orang yang mengatakan bahwa langkah ini cukup beresiko. Terlebih jika modal uang yang kita pinjam ke bank jumlahnya sangat besar. Dengan angsuran yang tetap setiap bulan menuntut kita untuk mendapatkan hasil yang tetap agar angsuran dapat terbayar. Meminjam modal uang ke bank boleh dilakukan asal usaha yang akan dirintis sudah terencana dengan baik.

Menggadaikan Barang Yang Bernilai

Cara ketiga yang bisa kamu lakukan supaya mendapatkan modal uang untuk memulai usaha adalah dengan menggadaikan barang. Barang yang bisa di gadai bisa berupa emas, berlian, sertifikat tanah, atau kendaraan. Gadai barang bisa jadi cara yang lebih aman ketimbang meminjam uang di bank. Pasalnya, dengan sistem gadai kamu tidak akan dibebani oleh angsuran yang nilainya tetap setiap bulannya. Jadi hal ini akan membuat kondisi finansial menjadi lebih fleksibel.

Baca Juga:

  1. Ingin Buka Usaha Tapi Tidak Punya Modal? Ini 8 Solusinya
  2. Pilih Bisnis Pakai Modal Sendiri Atau Pinjaman?
  3. 5 Macam Modal Penunjang Untuk Memulai Usaha Yang Perlu Disiapkan


Bekerjasama Dengan Orang Lain

Saat kamu tidak memiliki modal uang untuk memulai usaha, namun takut untuk meminjam atau menggadai, kamu bisa mencari partner untuk diajak bekerja sama dalam menjalankan usaha. Dengan bekerjasama dengan orang lain, maka kamu bisa melakukan patungan uang sebagai modal awal. Namun, cara ini juga akan membuat penghasilanmu menjadi terbelah karena harus dibagi dengan partner bisnismu.

Mengajak Reseller Untuk Berinvestasi

Cara lain yang dapat kamu lakukan agar bisa mendapatkan modal uang untuk memulai usaha adalah dengan mengajak reseller untuk berinvestasi. Investasi disini bisa berupa deposit uang yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk mengambil barang atau produk ke kamu. Namun cara ini lebih sulit karena kamu harus benar-benar memiliki produk yang bagus dan diterima pasar untuk dapat meyakinkan reseller agar mau berinvestasi kepada kamu.

Mengajak dan Mencari Investor

Cara terakhir yang bisa kamu lakukan jika ingin menjalankan usaha tanpa harus mengeluarkan modal uang satu rupiahpun adalah dengan menggaet investor. Namun, disini kamu harus benar-benar pandai dalam meyakinkan investor dan membuatnya tertarik. Kamu harus mempersiapkan ide usaha atau produk secara matang, perencanaan bisnis yang baik, dan  gambaran prospek kedepan. Jika kamu berhasil menggandeng investor, maka aliran dana segar berupa modal uang akan kamu dapatkan.

Penutup

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam mendapatkan modal uang untuk memulai usaha. Pembahasan diatas sangat cocok sekali bagi kamu yang mau merintis usaha namun tidak memiliki modal uang. Masalah seperti diatas jangan kamu jadikan sebagai penghalang yang dapat menghentikan niatmu untuk memulai usaha. Ingat! Ada banyak cara yang bisa kamu coba demi berjalannya usaha yang kamu rintis. Semangat! Jangan putus asa ya.
Lanjutkan Membaca »
Performa HP Android Menurun Jadi Lemot dan Macet? Ini Penyebabnya

Performa HP Android Menurun Jadi Lemot dan Macet? Ini Penyebabnya

HP Android merupakan jenis ponsel yang saat ini banyak digunakan oleh orang-orang diberbagai penjuru dunia. Dengan sistem operasi yang di klaim cukup canggih, membuat HP dengan sistem operasi Android mendapatkan tempat dihati para pecinta gadget, terlebih harganya yang sangat terjangkau. Performa HP Android yang masih baru memang sangat baik, namun terkadang setelah dipakai dalam kurun waktu cukup lama kinerjanya menurun jadi lemot dan sering macet.

Ada banyak pengguna android yang bertanya-tanya, kenapa HP Android saya semakin lama rasanya semakin jadi lemot dan gampang macet? Rasanya pertanyaan semacam itu sudah tidak asing lagi kita dengar. Keluhan menurunnya performa HP Android setelah dipakai dalam waktu yang lama sejak pertama dibeli sudah jadi hal yang lumrah. Setiap HP Android memang berpotensi menjadi lemot dan mudah macet seiring dengan pemakaian penggunanya.

Penyebab Performa HP Android Menurun Jadi Lemot dan Macet

Sebenarnya HP Android yang macet dan lemot dapat dicegah mulai pada saat pertama kali beli alas pada saat masih baru. HP Android yang masih baru akan lebih mudah dicegah agar tidak lemot dan gampang macet ketimbang HP Android yang sudah lama digunakan. Hal ini dikarenakan HP Android yang masih baru belum terlalu banyak "terkontaminasi" dengan software dan juga pemakaian yang masih minim.

Penyebab Performa HP Android Menurun Jadi Lemot dan Mudah Macet

Ternyata ada banyak sekali faktor yang dapat membuat HP Android jadi lemot dan mudah macet. Kinerja yang menurun ini bisa disebabkan oleh cara pengguna memperlakukan HP Android itu sendiri atau bisa juga disebabkan oleh perubahan sistem operasi dan juga aplikasi yang terpasang dari waktu ke waktu. Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa jadi penyebab HP Android lemot dan macet.

Terlalu Banyak Aplikasi Terpasang

Penyebab kenapa HP Android performanya menurun hingga jadi lemot dan mudah macet yang pertama adalah terlalu banyaknya aplikasi terpasang. Memang sih ketika pakai HP Android, kamu akan disuguhi oleh banyak aplikasi di Playstore yang mungkin akan memudahkan pekerjaan kamu. Namun satu hal yang harus kamu tahu, bahwa memasang terlalu banyak aplikasi dalam HP Android akan membuat performanya menurun seiring berjalannya waktu. Hingga pada akhirnya ponsel pintarmu akan jadi lemot dan mudah macet.

Banyak Aplikasi Yang Berjalan Dilatar Belakang

Penyebab yang kedua ini masih berkaitan dengan penyebab yang pertama. Semakin banyak aplikasi yang kamu pasang di HP Android maka akan semakin banyak pula aplikasi yang berjalan dilatar belakang. Semakin banyak aplikasi yang berjalan dilatar belakang akan membuat penggunaan Random Access Memory (RAM) menjadi sangat boros. Ketika ada aplikasi yang berjalan melebihi kapasitas RAM yang tersedia, maka HP Android akan jadi lemot dan mudah macet.

Memori Internal Yang Hampir Habis

Penyebab ketiga yang membuat HP Andorid kamu jadi lemot dan macet ini masih jadi lanjutan poin satu dan dua diatas. Setiap aplikasi yang terpasang akan membutuhkan direktori untuk menyimpan file-file sistem ke memori internal. Sehingga semakin banyak aplikasi yang terpasang maka akan semakin banyak pula memori internal yang digunakan.

Padahal memori internal pada HP Android tidak hanya digunakan untuk menyimpan file sistem aplikasi saja, namun juga digunakan untuk menyimpan file-file lain. Semakin hari akan semakin banyak file yang tersimpan di memori sehingga kapasitasnya akan semakin habis. Hal inilah yang membuat HP Android kamu semakin lama kinerjanya menjadi semakin menurun hingga menyebabkan lemot dan gampang macet.

Penggunaan Widget Yang Berlebihan

Salah satu kelebihan HP Android yang diklaim canggih adalah banyaknya berbagai macam widget keren yang bisa membuat tampilan menjadi lebih keren. Namun ternyata penggunaan widget yang berlebihan juga dapat memakan kapasitas RAM dalam jumlah banyak. Alhasil, ketika kamu membuka sebuah aplikasi yang notabene juga memerlukan memori RAM, maka HP Android kamu akan jadi lemot bahkan dapat menjadi macet.

Memasang dan Sering Ganti Wallpaper Animasi

Salah satu penyebab performa HP Android menurun sehingga jadi lemot dan mudah macet namun banyak tidak disadari oleh pengguna adalah penggunaan live wallpaper atau wallpaper animasi. Memang sih, wallpaper jenis akan "memanjakan mata" saat kamu mulai beraktifitas menggunakan HP Android. Namun satu hal yang harus kamu tahu bahwa penggunaan wallpaper animasi pada HP Andorid juga memakan cukup banyak RAM yang dapat membuatnya menjadi lemot dan macet ketika digunakan untuk membuka aplikasi lain.

Aplikasi Android Yang Selalu Update

Tahukah kamu bahwa update aplikasi yang sudah terpasang di HP Android tidak banyak membuatnya menjadi lebih terbaru, namun juga meningkatkan kinerja serta file direktorinya. Dalam artian, aplikasi yang update ke versi terbaru juga semakin berat dan semakin besar pula kapasitasnya. Kembali ke poin satu, ketika semakin banyak aplikasi terpasang yang update, maka akan semakin banyak pula memori dan RAM yang bisa membuat HP Android jadi lemot dan mudah macet.

Cara Mencegah HP Android Agar Tidak Lemot dan Mudah Macet

Kalau kamu sudah tau hal-hal yang menyebabkan HP Android kamu jadi lemot dan macet, maka sebaiknya kamu segera melakukan langkah pencegahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih serius. Langkah pencegahan ini akan optimal ketika dilakukan pada saat kondisi HP Android masih baru. Namun langkah pencegahan ini juga tidak salah jika dilakukan saat HP Android sudah mulai lemot dan macet. Berikut ini caranya.

Pasang Aplikasi Seperlunya Saja

Jika kamu tidak ingin HP Adroid menjadi lemot dan mudah macet, maka sebaiknya kamu pasang aplikasi yang diperlukan saja. Memasang aplikasi sesuai dengan kebutuhan akan membuat performa HP Android akan jadi lebih stabil karena minimnya penggunaan memori internal dan juga RAM. Dengan begini HP Android kamu tidak akan mudah lemot dan macet.

Hapus Aplikasi dan File Yang Sudah Tidak Terpakai

Langkah pencegahan lain yang bisa kamu lakukan agar HP Android tidak lemot dan mudah macet adalah dengan menghapus semua aplikasi dan file yang sudah tidak terpakai. Salah satu ciri file dan juga aplikasi yang sudah tidak kamu butuhkan yaitu sangat jarang dibuka dan hampir tidak pernah dipakai lagi. Jika ada file atau aplikasi dengan ciri tersebut di HP kamu, sebaiknya dihapus saja.

Baca Juga:
  1. 7 Penyebab Kenapa Koneksi Internet di Android Jadi Lemot
  2. Ini 6 Cara Ngecas HP Android Yang Baru Beli Dengan Benar
  3. Cara Mudah Buka Situs Diblokir di HP Android Tanpa Aplikasi

Hindari Penggunaan Widget Yang Tidak Perlu

Memang benar widget aplikasi pada HP Android dapat memudahkan kita dalam melakukan suatu pekerjaan, namun tidak usah semua widget dipasang karena dapat membuat performa HP Android menurun hingga jadi lemot dan mudah macet. Sebaiknya pilih dan pilah widget lalu gunakan yang dirasa paling diperlukan saja. Dengan begini kamu bisa mengemat RAM dan menghindarkan HP Android dari resiko lemot dan mudah macet.

Gunakan Wallpaper Gambar Biasa

Tidak usah peduli dengan tampilan yang keren seperti halnya memakai wallpaper animasi jika pada akhirnya membuat performa HP jadi lemot dan mudah macet. Lebih baik gunakan wallpaper gambar biasa saja yang jelas lebih ringan dan tidak memakan RAM. Hal ini juga jadi langkah untuk mencegah HP Android jadi lemot dan mudah macet.

Install Ulang, Jangan Update Aplikasi

Seperti yang sudah kita bahas diatas bahwa update aplikasi dapat meningkatkan resiko HP Android jadi lemot dan mudah macet. Maka dari itu, lebih baik install ulang aplikasi ketika ada veris yang lebih barunya. Update aplikasi terkadang dapat menumpuk file sistem pada direktori yang dapat memakan ruang berlebih. Hal ini dapat mencegah penurunan performa HP Android agar tidak jadi lemot dan mudah macet.

Penutup

Itulah pembahasan mengenai penyebab performa HP Android menurun jadi lemot dan mudah macet beserta cara mencegahnya. Meskipun canggih, setiap ponsel pasti akan mengalami yang namanya penurunan kinerja seiring dengan berjalannya waktu dan juga penggunaan. Kamu tidak dapat menghindarinya namun dapat mencegahnya dengan meminimalisir penyebabnya seperti yang sudah dibahas pada artikel diatas.

Lanjutkan Membaca »
Tampilan Laptop Sering Berwarna Biru Secara Tiba-tiba? Ini Penyebab dan Solusinya

Tampilan Laptop Sering Berwarna Biru Secara Tiba-tiba? Ini Penyebab dan Solusinya

Apakah laptop kamu sering berubah tampilannya menjadi berwarna biru secara tiba-tiba? Jika iya, berarti laptop kamu mengalami error yang biasa dikenal dengan Blue Screen of Death atau biasa disebut sebagai blue screen. Biasanya laptop yang terkena masalah ini akan muncul tampilan berwarna biru polos atau disertai dengan notifikasi tertentu seperti "Stop Code: Critical Process Died" yang menyebabkan laptop menjadi restart sendiri.

Tampilan Laptop Sering Berwarna Biru Secara Tiba-tiba? Ini Penyebab dan Solusinya

Tampilan biru secara tiba-tiba atau blue screen memang sering dialami pada laptop dengan sistem operasi Windows 7, Windows 8, dan juga Windows 10. Masalah blue screen bisa dijadikan sebagai pertanda bahwa laptop kamu memiliki masalah yang serius entah itu pada bagian hardware yang mulai dari hardisk, RAM, mainboard, processor dan lain-lain, atau pada bagian software yang menyangkut sistem operasi, security software, atau aplikasi.

Penyebab dan Solusi Laptop Yang Sering Mengalami Tampilan Biru atau Blue Screen Secara Tiba-tiba

Setiap masalah yang timbul pasti ada penyebab dan juga solusinya. Begitu juga dengan masalah Blue Screen Of Death (BSDO) atau layar biru kematian pada windows. Masalah blue screen terjadi karena sistem operasi windows yang ada di laptop kamu mengalami kesalahan yang mengharuskannya untuk berhenti bekerja. Penyebab blue screen pada setiap kasus berbeda-beda tergantung dari notifikasi yang muncul pada layar blue screen itu sendiri seperti berikut ini

Terjadi Kerusakan Pada Hardware Laptop

Penyebab blue screen atau tampilan layar menjadi biru pada laptop yang pertama adalah terjadinya kerusakan pada perangkat keras/hardware laptop itu sendiri. Biasanya hardware yang bermasalah hingga menyebabkan blue screen adalah Random Access Memory (RAM) atau Mainboard. Biasanya hal ini ditandai dengan notifikasi berupa "DATA_BUS_ERROR" atau "PEN LIST CORRUPT".

Ketika hardware mengalami kerusakan atau tidak berfungsi, maka laptop akan mudah mengalami blue screen mengingat windows merupakan jembatan yang menjadi penghubung antar hardware dan software untuk bekerja beriringan. Oleh karena itu, tampilan laptop akan menjadi berwarna biru sebagai tanda "kematian sistem operasi" ketika salah satunya mengalami kerusakan.

Solusi yang bisa kamu pilih adalah dengan membawanya ke tukang servis dikarenakan perbaikan hardware memerlukan keahlian khusus. Jika kerusakan pada hardware tidak parah, maka akan mudah untuk diperbaiki. Namun jika kerusakannya sudah cukup parah, biasanya teknisi akan merekomendasikan untuk mengganti hardware dengan yang baru supaya kerusakan tidak menyebar ke bagian lainnya.

Terjadi Overheat Pada Komponen Laptop

Overheat atau komponen yang mengalami "kepanasan" memang sebuah hal yang sering terjadi pada perangkat elektronik apapun. Namun jika terlalu parah, maka overheat bisa membuat laptop bermasalah seperti munculnya tampilan biru secara tiba-tiba atau blue screen. Pada kasus ini umumnya blue screen akan ditandai dengan notifikasi "UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP" dengan kode "0X0000007F" atau notifikasi "MACHINE_CHECK_UNEXCEPTION".

Overheat pada laptop terjadi ketika digunakan untuk "bekerja keras" dengan menjalankan software yang berat melebihi spesifikasi laptop itu sendiri seperti software grafis atau software video editing. Selain itu penggunaan laptop dalam waktu yang cukup lama juga dapat membuat komponen di dalamnya menjadi sangat panas. Jika hal ini terjadi maka kemungkinan laptop mengalami blue screen menjadi sangat besar.

Solusinya adalah dengan mengontrol penggunaan laptop itu sendiri. Kamu dapat mematikan laptop sejenak ketika sudah dipakai dalam waktu yang lama. Setelah dirasa "dingin", kamu bisa menggunakannya kembali. Selain itu, jangan memaksakan laptop untuk menjalankan aplikasi yang tidak sesuai dengan spesifikasinya. Hal ini akan membuat hardware bekerja menjadi lebih keras sehingga cepat panas.

Driver Hardware Rusak, Usang, Atau Tidak Kompatibel

Meski bisa dibilang sangat canggih, ternyata laptop memiliki keterbatasan dalam mendeteksi perangkat keras baru yang terpasang. Oleh karena itu peran driver sangat penting untuk membuat laptop dapat mengenali segala perangakat yang terhubung. Hardware yang terhubung tanpa adanya driver dapat membuatnya dianggap sebagai "perangkat asing" sehingga membuat laptop menghentikan prosesnya secara tiba-tiba"

Blue screen atau tampilan biru pada laptop yang muncul secara tiba-tiba karena masalah pada driver biasanya ditandai dengan notifikasi "IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL" dengan error code "0X0000000A" atau bisa juga ditandai dengan notifikasi "VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE". Hal ini bisa terjadi karena laptop kamu tidak bisa mendeteksi perangkat baru yang sedang terhubung pada saat itu dikarenakan driver rusak, usang, tidak kompatibel, dan atau belum di install.

Solusi yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memasang driver sesuai dengan perangkat yang terhubung. Kamu juga dapat memperbaharui setiap driver pada laptop kamu yang menjembatani hardware secara berkala. Hal ini ditujukan untuk mengurangi resiko blue screen atau tampilan laptop berwarna biru secara tiba-tiba.

Terjadinya Error Pada File Sistem

Kamu harus tahu bahwa sistem operasi windows memiliki beberapa file sistem seperti FAT, FAT32 dan NTFS. Nah, ketika laptop kamu mengalami blue screen atau tampilannya berwarna biru secar tiba-tiba, bisa saja ada file sistem yang sudah disebutkan tadi mengalami masalah. Umumnya error yang terjadi pada file sistem hingga menyebabkan blue screen disertai notifikasi "NTFS_FILE_SYSTEM" dengab error code "0X00000024" atau notifikasi "FAT_FILE_SYSTEM" dengan error code "0X00000023".

Solusi yang bisa kamu lakukan adalah dengan memeriksa hardisk dan juga beberapa file sistem yang sudah disebutkan diatas. Terkadang partisi pada hardisk yang error bisa jadi penyebabnya. Untuk mengatasinya kamu tidak perlu sampai melakukan format pada partisi hardisk, namun cukup dengan melakukan check up melalui software tertentu. Kamu juga bisa memeriksa kabel power dan data yang menghubungkan hardisk dengan mainboard.

Baca Juga:
  1. Cara Mengatasi Error Windows 10 "Stop Code: Critical Process Died"
  2. 8 Cara Mengatasi Wifi Windows 10 Sulit Terhubung ke Internet
  3. Apa Yang Terjadi Jika Windows 10 Tidak di Aktivasi? Ini 6 Akibatnya

Terjadi Kerusakan Pada Graphic Card

Kartu video grafis atau biasa lebih dikenal dengan Graphic Card bisa jadi "biang kerok" hingga membuat laptop mengalami blue screen atau error yang disertai dengan tampilan berwarna biru secara tiba-tiba. Biasanya masalah pada Graphic Card ada pada memory-nya. Dalam artian memory video grafis bekerja terlalu melebihi kapasitas mengingat output-nya adalah monitor. Blue screen pada kasus ini biasanya disertai dengan notifikasi pada layar biru bertuliskan "PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA".

Solusi untuk mengatasinya adalah dengan mengurangi penggunaan software dengan grafis tinggi yang membuat memori video grafis bekerja terlalu keras. Atau kamu juga bisa memilih opsi lain yaitu dengan mengganti graphic card ke spesifikasi dan kapasitas yang lebih tinggi. Graphic card yang lebih baik akan membuat kamu leluasa menjalankan software dengan grafis tinggi.

Ada Kesalahan Booting Pada Sistem

Hal terakhir yang kemungkinan membuat laptop kamu sering mengalami tampilan biru atau blue screen adalah adanya error pada boot sector atau boot device. Pada kasus ini, penyebabnya ada pada file yang biasanya digunakan untuk proses booting oleh windows mengalami error. Error pada file booting bisa disebabkan oleh virus atau bisa juga hardisk yang rusak secara fisik. Untuk memastikannya harus dilakukan checking terlebih dahulu.

Seperti yang kita tahu bahwa direktory default ketika instalasi windows adalah pada partisi C. Maka dari itu file booting juga terletak pada partisi tersebut. Namun hal ini sudah tidak berlaku pada Windows 7, 8 dan 10 yang sudah "memisah" file boot ke partisi khusus. Biasanya partisi khusus ini berlabel "System Reserved" yang tidak bisa diakses melalui Windows Explorer.

Solusi yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan install ulang windows jika file booting yang rusak. Namun jika yang rusak adalah partisi atau fisik hardisk, maka kamu harus mengganti hardisk atau melakukan servis kepada yang sudah ahli.

Penutup

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab dan solusi laptop yang sering mengalami blue screen atau tampilan berwarna biru secara tiba-tiba. Jika kamu mengalami masalah ini, maka jangan panik terlebih dahulu karena hal ini sudah lumrah terjadi. Yang penting segera diatasi dan diperbaiki secara benar. Jika kamu merasa kesulitan mengatasinya sendiri, penulis merekomendasikan untuk membawanya ke tukang servis yang sudah berpengalaman guna mengurangi resiko kerusakan yang lebih parah.
Lanjutkan Membaca »
Beranda