7 Dampak Negatif Full Day School Pada Perkembangan Anak

Saat ini full day school menjadi sistem pendidikan yang sudah banyak diterapkan pada sekolah-sekolah hampir diseluruh wilayah Indonesia. Ketika masih jadi wacana, sistem pendidikan full day school sudah menjadi pro kontra dan menjadi bahan pembicaraan oleh banyak pihak termasuk para guru maupun tenaga kependidikan. Banyak orang menghawatirkan bahwa sistem pendidikan full day school akan menimbulkan dampak negatif pada perkembangan anak.

Akan tetapai, pemerintah sendiri mengklaim dengan adanya full day school akan memberikan kemajuan pada perkembangan anak. Memang pada penerapannya, sistem full day school ini tidak langsung digunakan begitu saja oleh sekolah-sekolah. Namun, diterapkan secara bertahap. Saat ini saja masih banyak sekolah-sekolah yang belum memakai sistem full day school karena dianggap menimbulkan dampak negatif pada perkembangan anak didiknya.

7 Dampak Negatif Full Day School Pada Perkembangan Anak

Sampai artikel ini ditulis, full day school tetap masih menjadi pro kontra dikalangan orang tua siswa. Mereka masih ragu apakah full day school itu baik atau tidak untuk perkembangan anak mereka. Banyaknya dampak negatif full day school seperti yang diutarakan oleh pengamat pendidikan, membuat sistem pendidikan yang mengharuskan siswa berada di sekolah mulai dari pagi hari hingga sore hari ini menjadi sebuah dilema.

Lalu, Apa Saja Dampak Negatif Dari Full Day School?

Bagi sebagian orang, terutama para orang tua siswa yang bekerja seharian, full day school dianggap memiliki keuntungan tersendiri karena anak-anak mereka memiliki kegiatan positif hingga sore hari. Namun dibalik hal tersebut penerapan full day school juga membawa dampak negatif pada perkembangan anak. Penulis sendiri merupakan orang yang berkecimpung di dunia pendidikan, namun tidak menyetujui adanya full day school karena dampak negatif sebagai berikut.

1. Waktu Bermain Kurang

Seperti yang kita ketahui bahwa full day school mengharuskan muridnya melakukan kegiatan disekolah mulai dari pagi hingga sore hari. Dengan jadwal yang padat seperti ini seorang anak akan tersita waktu bermainnya. Ini akan menjadi salah satu dampak negatif full day school yang harus dihindari.

Tahukah anda, salah satu hak anak adalah bermain. Meskipun proses belajar sangat penting, namun waktu bermain juga tidak boleh terampas. Dengan bermain, seorang anak akan belajar mengenali siapa dirinya dan seperti apa lingkungan sekitarnya. Inilah salah satu alasan kenapa full day school memiliki dampak negatif pada perkembangan anak.

2. Tidak Ada Waktu Mempelajari Hal Baru

Dampak negatif full day school selanjutnya adalah tidak adanya kesempatan bagi anak untuk mempelajari hal-hal baru. Bagaimana anak bisa mempelajari hal baru jika kegiatan di sekolah dilakukan mulai pagi hingga sore? Tentu pertanyaan ini dapat menjadi cambuk bagi para orang tua karena perkembangan anak bisa terhambat.

Mempelajari hal baru sangatlah penting. Dengan sistem pendidikan sekolah yang kaku dan menyamaratakan peserta didik, seorang anak harus mencari hal baru yang tidak diajarkan di sekolah. Hal-hal baru itulah yang mungkin bisa jadi bekal hidupnya. Melihat kondisi ini, Dampak negatif full day school memang sangat nyata.

3. Menyebabkan Strees Pada Anak

Dampak negatif full day school yang ketiga ini memang kerap terjadi pada anak. Bagaimana tidak, seorang anak yang seharusnya mempunyai waktu bermain dan belajar yang seimbang, justru malah tidak mendapatkan haknya. Tidak hanya terus berada disekolah, seorang anak harusnya juga  berinteraksi dengan lingkungan.

Berada disekolah mulai pagi hingga sore hari hanya akan membuat anak menjadi stress. Apalagi hal ini dilakukan setiap hari mulai hari senin sampai sabtu. Tak heran jika sekarang banyak siswa yang mengekspresikan rasa stress-nya dengan melakukan hal tidak terduga. Dampak negatif dari full day school seperti inilah yang mengganggu perkembangan anak.

4. Membuat Anak Menjadi Jenuh

Tidak hanya strees, dampak negatif dari full day school yang lain adalah membuat anak menjadi jenuh. Bagaimana tidak, satu hari penuh mereka diharuskan melakukan berbagai kegiatan di sekolah. Seorang anak butuh melakukan kegiatan diluar sekolah untuk mengembangkan motoriknya.

Kejenuhan anak yang mengikuti sistem pendidikan full day school dapat dilihat dari cara mereka berinteraksi dilingkungan. Banyak diantara mereka merasa malas, capek, tidak semangat dan semacamnya karena sudah jenuh. Inilah dampak negatif full day school yang sangat terasa saat ini.

5. Kurang Besosial

Bersosial itu sangat penting untuk bekal kehidupan. Sama halnya dengan anak didik yang juga harus belajar bersosial sebagai bekal saat ia dewasa kelak. Memang seorang siswa bisa saja belajar bersosial dengan teman dan gurunya di sekolah. Lalu bagaimana dengan orang-orang dilingkungannya? Waktu seharian yang dihabiskan untuk full day school akan membuat anak kurang bersosial di lingkungan.

Baca Juga:
  1. 15 Pola Pikir Pengusaha Yang Membuat Mereka Sukses
  2. 20 Rahasia Bisnis Orang Cina Yang Selalu Sukses Dalam Berdagang 
  3. Orang Sukses Selalu Bangun Pagi! Ini Manfaatnya Bagi Seorang Pengusaha

Makna bersosial tidak hanya meliputi bagaimana siswa berinteraksi dengan warga sekolah saja, tapi mereka juga harus belajar bekerjasama, toleransi, peka terhadap orang lain dan sebagainya yang kebanyakan prakteknya hanya ada di lingkungan, bukan di sekolah. Dampak negatif full day school pada poin ini dapat membuat siswa anti sosial.

6. Pengalaman Belajar Terpaku Pada Sekolah

Sebenarnya apa sih tujuan siswa ke sekolah? Bagi anda yang menjawab untuk belajar memang tidak salah. Namun belajar disekolah menjadi sesuatu yang formal dimana materi, pelajaran dan kurikulum sudah tertata sedemikian rupa. Full day school akan membuat siswa memiliki pengalaman belajar terpaku pada sekolah.

Padahal diluar sana ada banyak sekali hal-hal yang harus mereka pelajari, dimana hal-hal teesebut tidak akan pernah mereka dapat disekolah. Formalitas pendidikan sebenarnya sangat kaku, terlebih kajian teorinya jauh lebih banyak daripada prakteknya. Inilah faktor yang juga mendasari dampak negatif full day school tersebut.

7. Tidak Nyaman Dengan Sekolah

Dampak negatif full day school pada anak yang terakhir adalah membuat mereka tidak nyaman dengan sekolah. Kondisi ini dapat membuat siswa tidak suka berada di sekolah sehingga mereka selalu ingin bolos, tidak masuk, atau bahkan ingin segera pulang dari sekolah itu sendiri.

Ketidaknyamanan mereka dengan sekolah akan sangat mengganggu konsentrasi belajar mereka. Akibatnya setiap pelajaran yang diajarkan oleh guru akan sulit diingat bahkan sulit dicerna. Sistem full day school memang membuat dampak negatif pada perkembangan anak. Sekolah yang seharusnya menyenangkan, kini menjadi menakutkan.

Kesimpulan Dari Dampak Negatif Full Day School

Itulah ketujuh penjelasan mengenai dampak negtif full day school pada perkembangan anak. Setiap kebijakan pemerintah pasti akan menimbulkan pro dan kontra, termasuk juga penerapan full day school untuk berbagai jenjang sekolah. Bagaimanapun juga, seorang anak harus memiliki waktu bermain yang cukup untuk membentuk motorik mereka. Selain itu dengan banyaknya waktu diluar sekolah dapat meningkatkan kemampuan mereka dengan mempelajari hal-hap baru yang tidak pernah diajarkan secara formal disekolah.

7 Dampak Negatif Full Day School Pada Perkembangan Anak