25 Penyebab Kenapa Bisnis Tidak Berkembang

Memajukan usaha adalah hal yang harus dilakukan oleh setiap wirausahawan. Usaha yang tidak maju dapat mengindikasikan sebuah keadaan buruk yang dialami oleh seorang pelaku usaha. Kondisi ini selalu dihindari oleh pebisnis karena berdampak buruk pada apa yang sudah dirintisnya.

Berbagai cara dan upaya selalu dilakukan oleh para wirausahawan untuk memajukan bisnis yang ditekuninya. Banyak diantara mereka yang berjuang dengan keras untuk mendapatkan hasil seperti yang diinginkan. Hal ini dikarenakan usaha yang maju dan berkembang dapat dijadikan tolak ukur suksesnya seorang wirausahawan.

Gambar 25 Penyebab Kenapa Bisnis Tidak Berkembang

25 Penyebab Kenapa Bisnis Tidak Berkembang


Mendirikan sebuah bisnis bisa dilakukan oleh siapa saja. Banyak orang yang mengatakan memulai usaha itu mudah. Namun banyak diantara mereka yang hanya sekedar menjalankan usaha tanpa bisa mengembangkannya. Memajukan sebuah bisnis merupakan sesuatu yang cukup sulit untuk dilakukan karena berbagai macam sebab yang kemungkinan terjadi. Berikut ini adalah penjelasan mengenai 25 penyebab kenapa bisnis tidak berkembang.

Perencanaan Yang Tidak Matang

Usaha yang tidak direncanakan dengan matang akan sulit berjalan bahkan bisa saja berhenti ditengah jalan. Merencanakan sebuah bisnis adalah hal yang sangat penting dilakukan sebelum memulainya. Kebanyakan orang hanya bisa memulai bisnis namun tidak dengan perencanaan yang matang. Pada akhirnya saat sudah berjalan, bisnis tersebut tidak bisa maju dan berkembang.

Konsep Tidak Jelas

Mendirikan bisnis harus memiliki konsep yang jelas. Membuat konsep berarti melakukan perencanaan dasar dan tujuan jangka panjang yang terencana. Oleh sebab itu ketika konsep usaha dari awal tidak jelas, maka usaha tersebut akan sulit untuk mencari arah tujuannya. Inilah salah satu hal yang menyebabkan kenapa banyak bisnis yang tidak dapat maju dan berkembang sesuai dengan apa yang diharapkan.

Salah Mengelola Uang

Banyak pebisnis yang masih salah dalam mengelola keuangan. Padahal mengatur keuangan adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan sebuah usaha. Banyak kasus yang menunjukkan bahwa seorang wirausahawan mendapatkan penghasilan tinggi namun tidak dapat menikmatinya. Kondisi tersebut disebabkan oleh finansial yang tidak terkelola dengan baik. Akibatnya, finansial yang buruk akan membuat bisnis sulit untuk dikembangkan.

Tidak Berinovasi

Kunci utama suksesnya sebuah usaha adalah inovasi. Berifikir inovatif adalah salah satu tuntutan dan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Tujuan dilakukannya inovasi adalah supaya bisnis tetap berjalan dan banyak peminatnya. Namun apa jadinya jika seorang pelaku usaha malas bahkan tidak mau berinovasi? Jawabannya sudah bisa dipastikan bahwa bisnisnya akan begitu-begitu saja tanpa ada peningkatan.

Jarang Melakukan Terobosan

Banyak wirausahawan yang jarang melakukan terobosan-terobosan baru. Jarangnya melakukan terobosan dapat menyebabkan sebuah usaha jalan ditempat. Perilaku konsumen dilapangan menunjukkan kecenderungan untuk bosan dengan sesuatu yang begitu-begitu saja. Nuansa baru harus mampu dihadirkan dengan melakukan terobosan agar mampu untuk terus eksis. Rata-rata pengusaha sukses banyak melakukan terobosan untuk bisnisnya sehingga bisa terus maju.

Mengabaikan Peluang

Peluang adalah salah satu kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh setiap pelaku usaha. Peluang usaha dapat digunakan oleh seorang pelaku usaha untuk memajukan bisnisnya. Itulah kenapa seorang wirausahawan harus memiliki kemampuan untuk membaca peluang untuk dimanfaatkaan. Mengabaikan peluang adalah kesalahan besar dan sama saja dengan mengabaikan kesempatan untuk maju.

Cepat Berpuas Diri

Jangan terlalu cepat berpuas diri dan bangga dengan apa yang sudah diraih ketika menjadi seorang wirausahwa. Hal tersebut akan membuat malas untuk bekerja lebih keras dalam membangun usaha. Hal ini dapat menyebabkan usaha berjalan biasa-biasa saja dan tidak ada peningkatan. Ini adalah salah satu hal yang dapat membuat usaha tidak bisa maju dari waktu ke waktu.

Kurang Percaya Diri

Menekuni bisnis harus dilakukan dengan percaya diri. Artinya seorang wirausahawan harus percaya terhadap kemampuan yang dimilikinya untuk menjalankan usaha. Pengusaha yang memiliki kepercayaan diri tinggi, ia akan mempunyai pendirian teguh dalam mengambil setiap keputusan. Namun jika rasa percaya diri itu tidak tertanam, maka ia akan mudah goyah dan tidak memiliki pendirian tetap dalam bertindak.

Semangat dan Daya Juang Rendah

Semangat juang yang rendah bisa saja menjadi penghambat kenapa usaha tidak dapat meningkat. Wirausahawan yang memiliki daya juang rendah akan kesulitan dalam mengembangkan usaha karena ia selalu loyo dalam bekerja. Padahal dalam berbisnis, seseorang harus bekerja dan berjuang dengan keras supaya tercapai tujuan yang sudah direncanakan.

Pengaturan Kurang Baik

Pengaturan dalam berbisnis menyangkut berbagai aspek termasuk semua sumber daya yang ada didalam usaha tersebut. Mengelola berbagai sumber daya yang ada dalam usaha harus dilakukan dengan baik dan terstruktur. Pengaturan yang kurang baik akan menyebabkan banyak kesalahpahaman dan tidak tersambungnya segala lini sehingga membuat sebuah usaha sulit untuk berkembang.

Pemasaran Kurang Luas

Pemasaran adalah hal terpenting dalam usaha. Semakin luas produk dipasarkan maka akan semakin cepat terjual. Keadaan ini akan membuat roda perputaran uang juga ikut berputar dengan cepat sehingga hasil yang didapat akan maksimal. Hasil yang maksimal dapat membuat kondisi finansial sehat sehingga dapat digunakan untuk memajukan usaha diberbagai sektor. Kurang luasnya pemasaran dapat menyebabkan penimbunan stok barang baik itu produk jadi maupun bahan baku yang menyebabkan sebuah usaha sulit berkembang.

Cara Promosi Yang Salah

Mengenalkan produk kepada konsumen harus dilakukan dengan baik dan benar. Jika cara promosi yang dilakukan oleh seorang pelaku usaha salah, maka produk yang ia tawarkan tidak akan dikenali oleh masyarakat. Produk yang masih asing dihadapan para konsumen akan membuat mereka berpikir dua kali untuk membeli sehingga dapat menurunkan penjualan. Hal ini dapat membuat kondisi yang tidak baik bagi sebuah usaha.

Segmentasi Pasar Tidak Jelas

Sebelum produk terjun ke pasaran, perlu dilakukan segmentasi pasar supaya konsumen yang ingin dituju tepat sasaran. Membuat segmentasi pasar berarti mengelompokkan konsumen kedalam bagian-bagian tertentu sesuai dengan produk yang akan dijual. Dengan cara ini, pemasaran akan lebih tepat sasaran. Sebalinkya jika segmentasi pasar tidak jelas, maka akan terjadi bias yang mengakibatkan pada penurunan penjualan.

Tidak Tertarget

Setiap usaha harus memiliki target baik itu untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Target yang sudah ditetapkan harus bisa dicapai atau bahkan terlampaui. Menetapkan target harus dilakukan secara berkelanjutan, artinya jika satu target sudah tercapai, harus ada target lagi yang ditetapkan untuk dicapai. Jika hal ini tidak dilakukan, maka usaha akan tidak bergerak dan berorientasi dengan tidak baik.

Tidak Memanfaatkan Teknologi

Teknologi dan dunia usaha saling berkesinambungan. Antara satu dan yang lainnya saling membutuhkan. Apalagi di era modern seperti ini. siapa saja yang mampu menerapkan teknologi dalam berbisnis, maka ia akan menjadi pemenangnya. Namun berbeda halnya ketika kemajuan teknologi tidak dimanfaatkan, sebuah usaha akan tertinggal dari para kompetitornya.

Baca Juga:
  1. Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula Dalam Memulai Usaha 
  2. 7 Hal Yang Dapat Membuat Pengusaha Menjadi Lebih Sukses Dari Orang Lain 
  3. Mengatur dan Mengelola Keuangan Bisnis Kecil Dengan Cara Sederhana

Sumber Daya Manusia Tidak Mumpuni

Salah satu hal yang menyebabkan sebuah usaha tidak dapat maju adalah sumber daya manusianya. Sepopuler apapun sebuah bisnis jika tidak ada sumber daya manusia yang berkualitas didalamnya, maka usaha tersebut akan berjalan dengan biasa-biasa saja. Perlu adanya peningkatan SDM bagi setiap usaha untuk dapat terus berkembang.

Suka Menunda Pekerjaan

Masih banyak wirausahawan yang suka menunda pekerjaan ketika sedang bekerja. Padahal hal tersebut sangat tidak baik bagi keberlangsungan usahanya. Ketika seorang pelaku usaha menunda pekerjaan, maka secara tidak sadar penghasilan yang seharusnya sudah didapat juga ikut tertunda. Inilah penyebab sulitnya memajukan usaha jika hasil yang didapat selalu tertunda.

Jarang Melakukan Evaluasi

Setiap usaha harus dilakukan evaluasi secara berkala dengan rentang waktu tertentu. Evaluasi sangat dibutuhkan sebagai upaya perbaikan ketika ada kendala-kendala yang menghadang. Melakukan evaluasi secara berkala dapat meminimalisir resiko kegagalan dan hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Semakin sering melakukan evaluasi, maka semakin baik pula untuk kesehatan sebuah usaha.

Pesaing Lebih Kuat

Pelaku usaha tindak hanya satu atau dua orang saja, oleh karena itu bisnis selalu identik dengan persaingan. Pesaing yang lebih kuat dapat membuat sebuah usaha sulit berjalan bahkan bisa bangkrut sewaktu-waktu. Untuk itu seorang pelaku usaha harus terus mencari trik dan strategi tertentu dalam bersaing dengan para kompetitornya untuk bisa memenangkan kompetisi.

Banyak Piutang

Ketika menjalankan sebuah bisnis. Uang cash adalah nomor satu. Sebuah usaha tidak akan bisa berjalan tanpa adanya cash karena memang tujuan usaha itu sendiri adalah untuk memutar uang. Seorang wirausahawan harus menghindari piutang atau memberikan hutang kepada pihak lain meskipun itu hanya dalam bentuk barang dagangan. Terlambatnya uang yang masuk akan mempersulit menghitung keuangan bisnis tersebut.

Harga Diatas Pasaran

Aspek persaingan dalam bisnis tidak hanya kualitas namun juga harga. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa konsumen lebih menyukai barang dengan kualitas sama namun harganya lebih murah. Seorang wirausahawan harus berhati-hati ketika kalah bersaing harga dengan kompetitornya. Harga yang lebih tinggi diatas pasaran akan menurunkan penjualan sehingga berdampak buruk bagi usaha.

Tidak Konsisten

Salah satu kunci sukses seorang wirausahawan adalah konsistensi. Pengusaha yang konsisten dalam bidangnya biasanya akan lebih cepat maju karena bisa fokus dalam mengembangkan usahanya. Berbeda halnya dengan pengusaha yang tidak konsisten, ia akan kesulitan menemukan jalan sehingga seolah-olah apa yang sudah dikerjakan tidak mendapatkan hasil.

Tidak Serius Dalam Berbisnis

Jika menginginkan usaha yang maju, maka seorang wirausahawan harus benar-benar serius terhadap apa yang dikerjakan. Masih banyak ditemukan seorang pebisnis yang menganggap bisnis yang dilakukan sebagai usaha sampingan. Pola pikir usaha sampingan yang terbentuk di otaknya inilah yang menyebabkan sulitnya usaha yang ditekuni sulit untuk maju.

Tidak Berani Ambil Resiko

Beranilah mengamabil resiko dalam menentukan sebuah keputusan. Rata-rata pebisnis yang tidak berani mengambil resiko memiliki bisnis yang berjalan begitu-begitu saja dari waktu ke waktu. Bermain aman akan menyebabkan usaha tidak bisa meningkat. Pebisnis harus berani mencoba sesuatu yang baru untuk menemukan hal apa saja yang dapat memajukan usahanya.

Tidak Berorientasi Pada Kebutuhan Konsumen

Seorang pebisnis harus mengurangi sikap idealis yang ada pada dirinya. Dalam hal ini menyangkut pada kebutuhan konsumen. Sebisa mungkin untuk tidak menyajikan produk sesuai dengan keinginan pemilik, namun harus menciptakan produk sesuai dengan kebutuhan konsumen. Dengan begitu akan banyak konsumen yang mencari sehingga pendapatan akan terus meningkat dan bisnis cepat berkembang.

Penutup
Dengan mengetahui penjelasan tentang 25 penyebab kenapa bisnis tidak berkembang, seorang wirausahawan diharapkan dapat waspada menjalankan bisnis. Pemaparan diatas dapat dijadikan sebagai referensi untuk bahan evaluasi agar bisnis bisa lebih maju kedepannya. Mengembangkan sebuah usaha dapat dilakukan oleh setiap wirausahawan asalkan mau untuk terus belajar dan mencari pengalaman. Kemajuan sebuah usaha sangat penting sebagai bekal mengarungi kerasnya persaingan di dunia bisnis.

25 Penyebab Kenapa Bisnis Tidak Berkembang