19 Jenis dan Bentuk Kemasan Produk Yang Paling Banyak Digunakan

Kemasan adalah salah satu unsur yang tidak dapat dipisahkan dari sebuah produk. Kemasan produk memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keamanan dari isi didalamnya. Fungsi protektif terhadap produk ini membuat kemasan selalu dibuat sebaik dengan mengutamakan keamanan. Kemasan produk dapat mengurangi resiko kerusakan terhadap produk saat proses distribusi maupun penyimpanan.

Selain sebagai fungsi proteksi seperti diatas, kemasan produk juga memiliki fungsi promosional. Inilah alasan kenapa setiap kemasan produk selalu didesain dengan mengutamakan keindahan dan keunikan. Tidak lain tujuannya adalah untuk menarik perhatian serta minat pembeli. Biasanya orang yang membuat desain produk selalu memperhatikan warna, bentuk, ukuran dan penampilan. Semakin baik tampilan kemasan maka akan semakin menarik.

19 Jenis dan Bentuk Kemasan Produk Yang Paling Banyak Digunakan

Desain kemasan produk juga bisa menjadi identitas dari produk itu sendiri. Hal ini dapat membuat produk sangat mudah dikenali oleh konsumen hanya dengan melihat kemasannya saja. Melalui kemasan, sebuah pabrik akan lebih mudah untuk mem-branding produknya. Tak heran jika dipasaran banyak kita temui produk-produk terkenal yang menjadikan kemasan sebagai identitasnya.

Jenis-jenis dan Bentuk-bentuk Kemasan Produk Yang Paling Banyak Digunakan

Jika kita perhatikan secara seksama, maka akan kita temui banyak sekali jenis dan bentuk kemasan produk yang ada dipasaran. Setiap produk memakai kemasan dengan warna, ukuran, bahan, dan fungsi yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Berikut ini adalah penjelasan mengenai berbagai jenis dan bentuk kemasan produk yang paling banyak digunakan.

Kemasan Produk Botol Plastik

Biasanya kemasan produk berupa botol plastik digunakan untuk mengemas produk berbebtuk cairan yang tidak berbahaya seperti minuman, saus, kecap, minyak goreng, minyak kayu putih, sabun cair, shampo dan lain-lain. Kemasan produk botol plastik cenderung mudah untuk didaur ulang sehingga penggunaannya bisa dikatakan lebih ramah.

Kemasan Produk Botol Kaca

Selain botol plastik, kemasan produk berupa botol kaca juga banyak digunakan oleh para produsen untuk mengemas produk-produk cairan yang memang bisa rusak jika diwadahi plastik. Produk yang memakai kemasan botol kaca misalnya minuman suplemen, sirup, bir, obat cair dan lain-lain. Botol kaca dianggap sebagai kemasan yang sangat aman untuk produk-produk tersebut.

Kemasan Produk Botol Kotak

Satu lagi kemasan produk berbentuk botol yang banyak digunakan adalah botol kotak. Memang jika dilihat dari bentuknya tidak mirip dengan botol, namun fungsi dari kemasan produk ini sama persis seperti botol yang bisa digunakan menyimpan produk cair didalamnya. Biasanya kemasan ini digunakan untuk mengemas berbagai macam minuman dan juga susu segar.

Kemasan Produk Kaleng Minuman

Salah satu kemasan produk yang sangat familiar dengan kita adalah kaleng minuman. Pasalnya, kemasan ini banyak bertebaran di warung untuk mengemas produk-produk minuman bersoda atau susu steril. Terkadang kemasan kaleng minuman juga digunakan untuk mengemas berbagai produk minuman beralkohol. Kemasan produk yang satu ini sangat memungkinkan untuk disimpan ditempat dingin.

Kemasan Produk Kaleng Tertutup

Kemasan kaleng tertutup juga sangat familiar karena digunakan oleh banyak produk seperti biskuit, wafer, snack bahkan hingga cat. Untuk produk makanan yang memakai kemasan kaleng tertutup biasanya masih dilapisi dengan plastik dibagian dalamnya untuk memastikan kualitas produk supaya tidak berubah. Kemasan produk kaleng tertutup bersifat tidak sekali pakai, sehingga bisa digunakan untuk menyimpan produk kembali.

Kemasan Produk Kaleng Kedap Udara

Berbeda dengan kaleng tertutup, kemasan produk kaleng kedap udara dianggap sebagai kemasan masa depan karena dapat menjaga kualitas makanan dalam jangka waktu yang sangat lama. Kemasan ini biasanya digunakan untuk menyimpan produk seperti daging, ikan, kacang-kacangan ataupun buah buahan yang tidak bisa tahan lama jika menggunakan kemasan biasa.

Kemasan Produk Toples

Kemasan produk yang banyak digunakan selanjutnya adalah toples. Ini adalah kemasan produk yang paling sering kita jumpai dimana saja. Toples selalu menjadi pilihan utama untuk mengemas produk berupa kue kering. Dengan memakai kemasan toples, kue kering menjadi lebih aman dari benturan sehingga bentuknya tidak mudah rusak.

Kemasan Produk Karton

Kemasan produk berbentuk karton juga sangat sering kita jumpai karena banyaknya produk yang memakainya. Karton biasanya digunakan untuk kemasan lapis kedua pada beberapa  produk seperti wafer, coklat, biskuit, sereal, susu bubuk dan lain-lain.

Baca Juga:
  1. Percantik Produk Usaha Dengan Membuat Label Kemasan Sendiri, Ini Dia Caranya
  2. Cara Membuat Label Kemasan Produk Pangan UKM Dengan Baik Dan Benar
  3. Ciri dan Kriteria Kemasan Produk Yang Berpengaruh Baik Terhadap Penjualan

Kemasan Produk Cup

Kemasan cup atau mangkuk plastik juga banyak digunakan oleh produsen pangan. Biasanya kemasan cup digunakan untuk mengemas produk air mineral, nata de coco, jelly serta berbagai minuman kemasan kecil. Kemasan cup banyak disukai konsumen karena praktis dan mudah untuk dibawa kemana-mana.

Kemasan Produk Kardus

Kemasan kardus banyak digunakan sebagai kemasan lapis ketiga atau untuk mengemas produk secara akumulatif. Biasanya dalam kemasan kardus berisi produk dengan jumlah banyak bisa lusin atau dusin. Kemasan produk kardus digunakan untuk mempermudah proses distribusi dan penyimpanan didalam gudang.

Kemasan Produk Plastik

Plastik menjadi kemasan produk yang sering dijumpai dimana saja. Biasanya kemasan ini digunakan oleh para pelaku industri UKM dan UMKM untuk mengemas produk makanan ringan atau camilan. Namun sayang kemasan ini dianggap sebagai salah satu kemasan yang sangat tidak ramah lingkungan.

Kemasan Produk Tablet

Kemasan produk berupa tablet akan banyak kita jumpai pada produk seperti obat-obatan atau permen. Kemasan tablet memang sangat praktis untuk menyimpan produk-produk yang berukuran sangat kecil sehingga tidak mudah hilang. Selain itu, kemasan tablet juga mempermudah proses  penyimpanan.

Kemasan Produk Mika

Bentuk kemasan mika hampir sama dengan plastik, hanya saja kemasan mika lebih tebal dan lebih kaku sehingga cocok untuk mengemas produk seperti buah-buahan, kue basah, nasi bungkus dan lain-lain. Namun, terkadang mika juga digunakan sebagai kemasan produk elektro berukuran kecil seperti charger, flasdisk, micro sd dan sejenisnya sebagai display yang menarik.

Kemasan Produk Standing Pouch

Kemasan produk standing pouch ada beberpa jenis. Ada yang terbuat dari plastik transparan, berlapis alumunium foil atau semi karton. Kemasan standing pouch biasanya digunakan sebagai kemasan produk seperti kopi bubuk, makanan hewan, gula pasir, snack dan lain-lain. Kemasan ini sangat praktis karena adanya perekat yang bisa dibuka tutup.

Kemasan Produk Wrapping

Bagi anda yang belum tahu kemasan wrapping, silahkan mengunjungi supermarket atau minimarket. Disana anda akan melihat produk-produk seperti buah potong, udang segar, ikan segar, cumi segar dan lain sebagainya yang dibungkus pada kotak kecil dengan tutup plastik bening tipis sebagai penutupnya.

Kemasan Produk Sterofoam

Kemasan sterofoam biasanya digunakan untuk produk yang cara memakannya harus diseduh dengan air panas seperti mie istan atau bubur instan. Kemasan sterofoam lebih tahan terhadap suhu air panas sehingga konsumen bisa menyeduh didalam kemasan tersebut.

Kemasan Produk Vakum Sealer

Penggunaan kemasan produk vakum selaer biasanya ditujukan untuk frozen food seperti nugget, sosis, bakso dan lain-lain. Vakum sealer akan membuat produk menjadi kedap udara didalam kemasan sehingga kulitasnya bisa tahan lama. Untuk mengemas produk dengan vakum sealer dibutuhkan alat khusus.

Kemasan Produk Alumunium Foil

Kemasan produk alumunium foil terdiri dari beberapa jenis. Ada yang berbentuk lembaran, ada yang berbentuk kantong dan ada juga yang berbentuk standing pouch. Kemasan alumunium foil biasanya digunakan untuk mengemas produk seperti coklat, kopi bubuk, snack dan lain sebagainya.

Kemasan Produk Karung

Kemasa produk yang terakhir adalah karung. Karung adalah kemasan produk yang universa sehingga banyak digunakan untuk mengemas produk dalam jumlah besar. Biasanya produk-produk dengan jumlah banyak seperti beras, kedelai, jagung, kacang hijau, kacang dan biji-bijian lainnya dikemas menggunakan karung jika jumlahnya banyak.

Penutup

Itulah penjelasan mengenai 19 jenis dan bentuk kemasan produk yang paling banyak digunakan. Sebenarnya diluar sana masih ada banyak sekali jenis serta bentuk kemasan yang beluk disebutkan. Paling tidak beberap kemasan produk yang sudah disebutkan diatas bisa menjadi bahan referensi. Jika anda tahu jenis kemasan lainnya, silahkan dituliskan pada kolom komentar dibawah ini ya.

19 Jenis dan Bentuk Kemasan Produk Yang Paling Banyak Digunakan