Kenapa Lulusan Kuliah Fresh Graduate Susah Dapat Kerja? Ini 8 Alasannya

Salah satu hal yang sering membuat takut para mahasiswa sarjana adalah ketika mereka sudah lulus kuliah mau ngapain. Apakah bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan kuliah S2. Dipikiran mereka selalu terbayang pertanyaan kenapa lulusan kuliah fresh graduate susah dapat kerja. Mereka juga selalu mencari tahu alasan apa yang melatarbelakanginya.

Kesulitan mendapat pekerjaan adalah masalah klasik bagi setiap lulusan kuliah terlebih bagi mereka yang masih fresh graduate.  Belum lagi ditambah lapangan kerja yang semakin sedikit sedangkan fresh graduate jumlahnya semakin bertambah. Ketidak seimbangan inilah yang membuat para mahasiswa yang akan lulus kuliah menjadi was-was.

Kenapa Lulusan Kuliah Fresh Graduate Susah Dapat Kerja? Ini 8 Alasannya

Semakin hari, persaingan untuk mendapatkan kerja semakin ketat. Bahkan tidak sedikit orang yang rela melakukan berbagai macam cara supaya mereka mendapatkan perkerjaan. Hal ini semakin membuat lulusan kuliah apalagi mereka yang masih fresh graduate menjadi semakin galau. Alih-alih ingin segera berkarir, justru mereka malah sulit dapat kerja.

Ini Alasan Kenapa Lulusan Kuliah Fresh Graduate Susah Dapat Kerja

Bagi mereka yang notabene adalah lulusan kuliah baik itu yang lama maupun yang masih fresh graduate, harusnya sadar bahwa perjuangan yang sebenarnya dimulai sejak lulus kuliah. Namun sayangnya perjuangan untuk dapat kerja itu amat sangat berat dikarenakan berbagai macam faktor. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa lulusan kuliah fresh graduate sudah dapat kerja.

Minim Pengalaman Kerja

Seorang lulusan kuliah yang masih fresh graduate biasanya masih minim pengalaman kerja. Adapun pengalaman kerja yang mereka dapat hanyalah sebatas magang atau praktek lapangan saja. Oleh sebab itu, para fresh graduate harus mampu mencari pengalaman kerja terlebih jika pengalaman kerja itu didapat ketika masih menjadi mahasiswa.

Bermodalkan Nilai Ijazah

Rata-rata lulusan fresh graduate menggunakan ijazah sebagai senjata utama mereka agar diterima kerja. Padahal itu saja tidak cukup untuk meyakinkan perusahaan agar mau menerimanya. Terkadang mereka terlalu bangga dan berbesar hati jika nilai IPK yang didapat tinggi. Sampai-sampai mereka melupakan modal yang paling penting yaitu skill atau kemampuan.

Belum Terlalu Dipercaya

Sulit rasanya bagi perusahaan untuk menerima lulusan fresh graduate untuk bekerja karena memang belum berpengalaman. Terlebih jika perusahaan itu besar. Referensi rekrutmen perusahaan hanya sebatas IPK yang notabene adalah angka-angka yang tidak pasti. Tidak adanya nilai tambah (skill dan pengalaman) turut menurunkan rasa kepercayaan sebuah perusahaan terhadap lulusan fresh graduate.

Tidak Mau Memulai Dari Bawah

Kebanyakan pencari kerja dengan latar belakang lulusan kuliah termasuk fresh graduate tidak mau untuk memulai karir dari jenjang yang paling bawah. Mereka menganggap bahwa hasil kuliah mereka tidak sepadan jika dibandingkan dengan posisi pekerjaan yang  berada di bawah. Lulusan fresh graduate biasanya langsung ingin ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan ijazah mereka.

Terlalu Mengharapkan Gaji Tinggi

Soal gaji, seorang lulusan fresh graduate tidak ingin disamakan dengan mereka yang jenjang pendidikannya hanya lulusan SMA atau dibawahnya. Kerja saja belum, tapi mereka sudah mengharapkan gaji yang sangat tinggi. Padahal sebuah perusahaan pasti memiliki jenjang karir. Gaji akan disesuaikan dengan kinerja dan dedikasi mereka terhadap perusahaan.

Sikap Gengsi Yang Sangat Tinggi

Salah satu penghambat kenapa seorang lulusan kuliah fresh graduate susah dapat kerja disebabkan oleh gengsi yang sangat tinggi. Sebagai contoh ia dapat tawaran untuk bekerja disebuah perusahaan, karena perusahaan itu tidak bonafit, maka mereka menolaknya dengan alasan gengsi. Akibat gengsi, mereka menyia-nyiakan kesempatan kerja yang bisa dijadikan bekal melamar kerja ke jenjang lebih tinggi.

Baca Juga:
  1. Bisnis! Solusi Untuk Anda Yang Sulit Dapat Pekerjaan
  2. Macam-Macam Sumber Ide Yang Dapat Digunakan Sebagai Inspirasi Bisnis 
  3. 21 Alasan Kenapa Kita Harus Memiliki Bisnis

Merasa Sudah Paling Bisa

Pada beberapa kasus, seorang lulusan fresh graduate sering merasa paling bisa ketika berhadapan dengan orang-orang perusahaan saat melamar kerja. Hal ini bisa terjadi karena sikap terlalu percaya diri bahwa dia seorang lulusan kuliah. Sikap sering meremehkan kemampuan orang lain inilah yang membuat fresh graduate jadi susah dapat kerja.

Terlalu Pemilih Dalam Pekerjaan

Percaya atau tidak, seorang lulusan kuliah yang masih fresh graduate pasti sangat pemilih dalam hal pekerjaan. Mereka selalu ingin bekerja sesuai dengan jurusan kuliahnya meskipun lapangan pekerjaan yang tersedia dibidang tersebut terbatas. Karena gengsi yang sangat tinggi, sampai-sampai mereka tidak mau mencoba kerja di bidang lain yang juga menghasilkan.

Ingin Sukses Dengan Cepat

Para lulusan fresh graduate terutama kaum milenial, pasti memiliki hasrat untuk sukses dengan cepat. Mereka beranggapan bahwa sebuah kesuksesan dapat diraih dengan proses yang instan. Padahal sebaliknya, sukses itu didapat dengan proses dan juga perjalanan yang panjang. Para lulusan fresh graduate ini sering melupakan nilai-nilai perjuangan.

Penutup

Itulah penjelasan mengenai 8 alasan kenapa lulusan kuliah fresh graduate susah dapat kerja. Jika anda merupakan salah satu diantara kaum fresh graduate tersebut, maka kedelapan alasan diatas jadikanlah sebagai bahan evaluasi dalam menghadapi perjuangan pasca lulus kuliah.

Dengan banyaknya faktor yang membuat lulusan kuliah fresh graduate susah dapat kerja seperti yang sudah dibahas tersebut, bukan berarti seorang fresh graduate tidak bisa langsung bekerja. Namun, sebagai lulusan baru, seharusnya mau bekerja apapun untuk mencari pengalaman kerja dan mencari nilai tambah yang berguna untuk melamar kerja ke jenjang yang lebih tinggi.

Kenapa Lulusan Kuliah Fresh Graduate Susah Dapat Kerja? Ini 8 Alasannya