Ini Kelebihan dan Kekurangan SSD Yang Perlu Kamu Ketahui

Teknologi alat penyimpanan data saat ini terus mengalami perkembangan setelah munculnya generasi barus dari harddisk yakni SSD atau Solid State Drive yang mulai banyak digunakan untuk laptop dan komputer. Jika kamu salah satu pengguna harddisk lama dan ingin pindah ke yang baru yaitu SSD, sebaiknya jangan terburu-buru. Alangkah lebih baik jika mencari tahu bagaimana kelebihan dan kekurangan SSD itu sendiri sebagai teknologi baru. Hal ini perlu kamu lakukan agar tidak menyesal setelah migrasi ke SSD.

SSD sendiri belum begitu banyak digunakan oleh para pengguna komputer dan laptop karena harddisk lama masih membuat mereka nyaman. Ini adalah hal yang wajar karena banyak diantara mereka yang belum tahu seperti kelebihan dan kekurangan SSD itu. Seiring berjalannya waktu mungkin akan banyak pengguna yang memilih untuk migrasi ke SSD. Begitu juga dengan par produsen PC yang mungkin akan mulai menggunakan SSD untuk produk-produk terbaru mereka.

Kelebihan dan Kekurangan SSD Yang Perlu Kamu Ketahui

Pengertian SSD. Apa itu SSD?

Solid State Drive atau disingkat SSD adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai penyimpanan data yang menggunakan teknologi Chip Flash berbasis silikon yang saling terintegrasi sehingga mampu menyimpan data. Teknologi ini hampir sama dengan yang digunakan oleh alat penyimpanan data lain seperti Micro SD atau Flashdisk. Berbeda halnya dengan HDD, SSD tidak memakai sistem gerak mekanis melainkan menggunakan sebuah microchips yang bisa menampung data.

SSD sendiri dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis berdasarkan form factor yakni SSD 2,5 Inch, SSD M.2 dan SSD NVMe. Pada jenis SSD 2,5 Inch dan SSD M.2 menggunakan koneksi interface SATA. Namun untuk SSD NVMe memiliki interface yang berbeda karena memakai jenis PCIe. Namundl dengan penggunaan interface PCIe ini di klaim memiliki kecepatan paling baik. Hal ini disebabkan oleh penanaman PCI Ekspress v3 (PCIe v3) atau PCIe v4 pada SSD NVMe. Namun secara global, ketiganya bisa bekerja lebih baik dari harddisk model lama.

Kelebihan SSD atau Solid State Drive Yang Harus Kamu Ketahui

Sebuah teknologi apalagi yang tergolong baru, pasti tercipta karena adanya proses pengembangan dari model yang lama. Hal ini pasti juga berlaku pada SSD yang diciptakan agar memiliki kinerja lebih baik dari pendahulunya yaitu SSD. Dengan kata lain, akan kita temui banyak kelebihan pada teknologi yang baru dari berbagai sisi. Lalu apa saja kelebihan SSD atau Solid State Drive dibandigkan harddisk versi lama yakin SSD? Berikut ini penjelasannya.

SSD Memiliki Kecepatan Yang Lebih Baik

Kelebihan SSD yang pertama terletak pada kecepatannya. Karena memang salah satu tujuan diciptakannya SSD adalah untuk menyempurnakan HDD yang dianggap bekerja cukup lambat. Umumnya, HDD memiliki kecepatan baca dan tulis hanya sampai pada angka 150-an saja. Sedangkan SSD memiliki kecepatan baca dan tulis hingga angka 400-an. Artinya SSD bisa bekerja dengan kecepatan dua kali lipat bahkan bisa tiga kali lipat lebih daripada HDD.

Tidak cuma itu saja, jika kamu memakai SSD NVMe PCIe v4, maka kecepatan yang kamu dapatkan akan meningkat hingga 10 kali lipat. Ya betul sekali, SSD tersebut mampu mencapai kecepatan baca dan tulis hingga angka 4.000-an. Secara gambaran saja, apabila kamu menghidupkan laptop Windows 10 pada HDD, umumnya membutuhkan waktu booting kurang lebih 45 detik. Namun jika kamu memakai SSD waktu yang dibutuhkan untuk booting hanya berkisar antara 9-10 detik saja.

SSD Tidak Menimbulkan Suara Sama Sekali

Berbeda halnya dengan HDD yang berisik karena sistem gerak mekanisnya, maka kelebihan SSD disini kebalikannya yakni lebih senyap. HDD bisa menimbulkan suara karena adanya sistem gerak mekanis yang memutar piringan magnetic didalamnya. Sedangkan pada SSD tidak memerlukan sistem mekanis karena tempat penyimpanan data ada pada microchip. Jadi ketika membaca atau menulis suatu file, SSD tidak perlu menggerakkan komponen yang ada didalamnya.

Lebih Membutuhkan Sedikit Energi

Seperti yang sudah beberapa kali disinggung bahwa HDD memakai sistem mekanis yang berarti juga membutuhkan daya lebih banyak agar sistem tersebut bisa berjalan. Sedangkan pada SSD tidak memerlukan gerak mekanis sama sekali yang artinya pasokan daya hanya dibutuhkan oleh microchip tersebut saja. Dengan menggunakan SSD, kamu bisa menghemat energi. Apalagi jika kamu seorang pengguna laptop yang sumber energinya berasal dari baterai. Penggunaan SSD pada laptop bisa menghemat baterai.

SSD Lebih Minim Kerusakan

Dengan teknologi microchip, SSD lebih tahan terhadap benturan dan getaran. Kelebihan SSD yang satu ini dapat membuat data yang tersimpan didalamnya jadi lebih aman. Berbeda halnya dengan HDD yang pakai sistem mekanis sehingga jika ada getaran atau benturan akan membuat perputaran pada pringan magnetic jadi tidak presisi yang dapat membuat kerusakan. Selain itu piringan magnetic tersebut juga rentan kerusakan seiring penggunaan yang menimbulkan masalah bad sector.

Kekurangan SSD atau Solid State Drive. Apa Saja?

Meski SSD termasuk teknologi penyimpanan data terbaru dengan berbagai macam kelebihan yang sangat banyak diberbagai sisi mengalahkan pendahulunya yakni HDD, namun disisi lain tetap saja memiliki beberapa kekurangan meskipun itu sifatnya minor. Ini adalah hal wajar dan pasti dialami oleh semua perangkat teknologi baru. Lalu apa saja kekurangan SSD? Berikut ini penjelasannya secara singkat.

Baca Juga:
  1. Mudah! Ini Cara Cek Bad Sector Hardisk Laptop dan Komputer
  2. 9 Gejala Harddisk Laptop Rusak [Serta Cara Antisipasinya]
  3. 9 Cara Cek Kondisi Laptop Bekas Sebelum Membeli

Harga SSD Yang Lebih Mahal

Sebagai teknologi baru, maka menjadi hal wajar jika harga SSD dibanderol dengan harga yang jauh lebih tinggi dari HDD. Terlebih dengan berbagai keunggulan yang jauh melampaui pendahulunya tersebut. Apalagi saat ini yang menggunakan SSD masih beluk banyak entah itu konsumen ataupun produsen gadget. Sebagai perbandingan, kamu budget 600-700 ribuan. Jika kami membeli HDD maka kamu sudah bisa mendapatkan yang kapasitasnya 1 Tera Byte, sedangkan jika kamu membeli SSD hanya dapat 256 Giga bytes saja.

Kapasitas Yang Tidak Ekonomis

Seperti yang dibahas pada poin pertama, kelemahan SSD ada pada kapasitas yang kurang ekonomis. Artinya dengan harga yang sama, jika membeli SSD maka kamu hanya mendapatkan seperempat kapasitas dari yang didapatkan pada HDD. Sementara itu kebutuhan kecepatan pengguna saat ini masih terpenuhi dengan HDD. Untuk saat ini mungkin penggunaan SSD hanya untuk kebutuhan tertentu saja seperti penyimpanan eksternal atau penyimpanan pada server saja.

SSD Memiliki Batas Pemakaian

Jika pada HDD akan rentan rusak saat terkena benturan atau getaran, sedangkan kelemahan SSD yang terakhir ini adalah adanya batas pemakaian. Maksudnya begini, umur SSD ditentukan oleh Terra Bytes Written (TBW). Yang artinya setiap data yang ditulis akan berulang dan dihitung berdasarkan TBW. Jadi semakin banyak digunakan maka kinerjanya akan semakin menurun. Apabila nilai TBW sudah penuh, maka SSD tersebut tidak bisa dipakai lagi.

Kesimpulan

Itulah beberapa penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan SSD dari berbagai sisi. Jadi bisa dibilang bahwa SSD memiliki kinerja yang jauh lebih baik ketimbang harddisk lama dari berbagai sisi. Adapun kelemahannya hanya bersifat minor yang tidak begitu berpengaruh. Jadi buat kamu yang saat ini masih pakai HDD nampaknya memulai migrasi ke SSD adalah ide yang bagus. Terlebih teknologi penyimpanan ini akan banyak digunakan kedepannya.

Ini Kelebihan dan Kekurangan SSD Yang Perlu Kamu Ketahui