Memulai Bisnis di Masa Tua? Ikuti Jejak Kolonel Sanders

Usia senja bukanlah sebuah penghalang bagi seseorang untuk terus produktif. Memulai bisnis di masa tua bukanlah sebuah keterlambatan. Kapanpun seseorang memulai bisnis, ia akan tetap memiliki kesempatan untuk sukses walaupun dengan sudah payah dan penuh perjuangan. Bukan sebuah hal yang mustahil untuk memiliki usaha mapan meskipun orang tersebut sudah berumur diatas 50 tahun.

Kebanyakan orang menganggap bahwa orang yang berumur diatas kepala lima sudah tidak lagi produktif. Namun hal ini tidak berlaku bagi seorang pria amerika serikat bernama Kolonel Sanders. Siapa itu Kolonel Sanders? Mungkin nama ini sangat asing ditelinga anda, namun ketika yang disebutkan adalah Kentucky Fried Chicken atau biasa disingkat dengan KFC pasti kebanyakan orang mengenal dan mengetahuinya.

Gambar Memulai Bisnis di Masa Tua? Ikuti Jejak Kolonel Sanders

Kolonel Sanders Memulai Bisnis di Masa Tua


Benar sekali, Kolonel Sanders adalah pendiri usaha restoran ayam goreng tepung yang sangat populer tersebut. KFC sangat populer di dunia karena bisnis ini sudah memiliki outlet sebanyak 18.000 yang tersebar di 120 negara berbeda. Saking banyaknya cabang yang terdapat diberbagai negara di dunia, hampir setiap orang mengetahui bisnis yang identik dengan logo pria tua ini. Ketenarannya bahkan sampai kepelosok daerah dan menginspirasi banyak pedagang serupa.

Mendirikan Bisnis di Masa Tua

Pria bernama lengkap Herland David Sanders ini memulai bisnis ayam goreng pada usia 65 tahun dengan menawarkan resep racikannya ke beberapa perusahaan dan juga restoran. Namun apa yang ia lakukan tidak berjalan dengan mulus seperti apa yang diharapkan. Kebanyakan pengusaha kuliner yang ia tawari resep ayam goreng buatannya menolak bahkan menganggapnya sebagai lelucon. Namun penolakan-penolakan tersebut tidak membuat pria berkumis itu menyerah begitu saja.

Mengalami Banyak Kegagalan

Terhitung, jumlah penolakan yang ia alami sebanyak 1009 kali. Akibat dari banyaknya kegagalan yang ia alami, pria yang lahir pada tahun 1890 ini berinisiatif untuk mendirikan restoran ayam gorengnya sendiri. Ia sangat yakin terhadap bisnis yang sudah dirancangnya tersebut untuk bisa sukses. Bermodalkan resep racikannya, Sanders memulai usaha ayam goreng dan steak di North Corbin, Kentucky dengan menyewa tempat secara gratis, namun ia terikat perjanjian untuk membagi sebagian keuntungan yang didapat kepada pemilik tempat tersebut.

Kedai yang ia buka hanya sederhana, layaknya pedagang kaki lima seperti di Indonesia. Menu ayam goreng yang dijual Sanders saat itu menjadi alternatif makanan cepat saji yang sudah ada seperti hamburger atau hotdog. Pria paruh baya itu juga menawarkan konsep pelayanan yang berbeda dari kedai makanan pada umumnya. Dari sinilah usaha ayam goreng tepung yang ia rintis mulai dikenal masyarakat.

Perjuangan Yang Sangat Panjang

Semakin hari, bisnis yang sudah ia jalankan tersebut mulai menanjak popularitasnya hanya dalam waktu yang relatif singkat. Berawal dari sinilah kesuksesan Sander dimulai. Menu ayam goreng yang ia ciptakan sempat menjadi salah satu ikon makanan di kota Kentucky. Hingga akhirnya, Gubernur Kentucky pada saat itu, Ruby Laffoon memberikan gelar kehormatan dengan julukan “Kolonel” karena kepiawaiannya dalam mengembangkan menu ayam goreng sebagai makanan khas kota tersebut.

Kepopuleran ayam goreng buatan Sanders semakin melejit setelah pada tahun 1939, kritikus makanan Ducan Hines, mengunjungi kedai yang didirikannya. Nama restoran pria berkacamata itu masuk kedalam panduan restoran diseluruh Amerika Serikat dan Adventures in Good Eating. Optimisme yang tinggi terhadap bisnisnya, sang Kolonel mulai mengembangkan usahanya dengan membeli sebuah motel untuk dijadikan rumah makan pada tahun 1939.

Menghadapi Berbagai Macam Cobaan Bisnis

Namun sayang, kebakaran hebat yang melanda 5 bulan kemudian membuat ia harus membangun kembali rumah makannya. Paska bencana tersebut, ia justru membesarkan rumah makannya dengan menambah jumlah kursi untuk pelanggan lebih banyak lagi. Satu tahun selanjutnya, ia berhasil menyelesaikan resep rahasianya untuk menggoreng ayam.

Baca Juga:
  1. 21 Alasan Kenapa Kita Harus Memiliki Bisnis
  2. Penyebab Kenapa Jumlah Pebisnis di Indoneisa Sedikit 
  3. 20 Rahasia Bisnis Orang Cina Yang Selalu Sukses Dalam Berdagang

Akan tetapi masalah kembali muncul pada tahun 1942 dimana sedang terjadi perang dunia kedua yang menyebabkan berbagai macam kekacauan sehingga memaksa Sander untuk menutup tempat usahanya untuk sementara waktu. Akibat insiden tersebut, ia sempat bekerja untuk beberapa restoran dan rumah makan secara berpindah-pindah beberapa kali.

Menikmati Kesuksesan Pada Waktunya

Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya sang Kolonel kembali menggeluti bisnis lamanya dengan mengusung konsep yang berbeda. Pada tahun 1952, ia berhasil membuat bisnis franchise pertama kali untuk ayam goreng tepung racikannya yang berada di negara bagian Utah. Pada saat itu, yang membeli waralaba tersebut adalah orang South Lake bernama Pete Harman.

Bisnis waralaba KFC berhasil dan terus terjual hingga tahun 1964. 600 kedai franchise ayam goreng tepung telah dimiliki oleh Sanders mulai dari Amerika Serikan sampai ke Kanada hanya dalam rentang waktu 10 tahun saja. Berangkat dari situlah pada akhirnya Kentucky Fried Chicken mendunia. Pesatnya era globalisasi membuat bisnis yang identik dengan warna merah ini menyebar dengan cepat diberbagai dunia.

Sanders sendiri sempat melakukan perjalanan sejauh 250 mil lebih hanya untuk mengunjungi gerai baru KFC yang mulai berdiri. Hasrat pria yang terkenal akan kegigihannya ini untuk mengelilingi gerai KFC di berbagai penjuru bumi pun akhirnya terhenti setelah penyakit leukimia yang menyerang membuat ia menyerah. Tepat pada usia 90 tahun, sang pejuang bisnis ayam goreng tepung tersebut menghembuskan nafas terakhirnya.

Fakta Unik Nama Kolonel

Meskipun Sanders terkenal dengan embel-embel Kolonel didepan namanya, ternyata ia bukanlah seorang pensiunan angkatan bersenjata di Amerika Serikat. Bahkan Sanders sendiri tidak pernah terlibat dalam aktivitas militer semasa hidupnya. Nama Kolonel yang ia sandang adalah julukan yang diberikan oleh Commonwealth kota Kentucky karena kepiawaiannya dalam meramu resep ayam goreng tepung. Julukan itu ia dapatkan sebagai penghargaan dan bentuk kehormatan atas kesuksesan menu makannya yang menjadi ikonik di kota tersebut.

Penutup
Kisah Kolonel Sanders diatas adalah salah satu bukti bahwa masa tua bukanlah halangan untuk terus produktif dengan memulai bisnis. Meski kebanyakan orang di usia tua memilih untuk menghabiskan sisa waktu untuk berkumpul degan keluarga, namun kebalikannya, Sanders justru berjuang untuk mencapai kejayaan hingga akhirnya sukses mendirikan usaha ayam goreng. Ditangan dinginnya, sebuah menu makanan sederhana dapat mendunia dan menjadi waralaba populer.

Sanders Mengajarkan kita bahwa tidak ada kata terlambat untuk meraih kesuksesan. Asal mau berusaha dan berjuang, siapa saja dapat mencapai apa yang ia inginkan meskipun umur sudah menunjukkan angka 50 tahun. Usia bukanlah penghambat seseorang untuk terus bergerak, justru dengan usia yang sudah matang dan penuh pengaaman, kita dapat berpikir lebih kuat. Apa yang dilakukan sang Kolonel di usia senjanya dapat dijadikan contoh kepada kita semua untuk berani terjun ke dunia bisnis agar dapat meraih kesuksesan.

Memulai Bisnis di Masa Tua? Ikuti Jejak Kolonel Sanders