-->

12 Persiapan Membuka Usaha Rumah Makan

Kuliner adalah salah satu bisnis yang potensial karena makanan selalu dibutuhkan oleh manusia apalagi di Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah kulineris. Ada banyak usaha yang bergerak di bidang kuliner seperti restoran, rumah makan, kafe dan kedai. Namun, salah satu usaha yang menjadi pilihan favorit banyak orang adalah rumah makan. Kebanyakan wirausahawan pemula lebih memilih untuk membuka usaha ini karena menjanjikan. Dalam memulai, persiapan membuka usaha rumah makan harus dilakukan secara matang agar mendapat hasil maksimal.

Ada banyak usaha rumah makan dengan berbagai kearifan lokal yang tersebar di berbagi daerah di Indonesia. Banyak diantara mereka yang mengangkat menu makanan tradisional dengan baerbagai macam pengembangan. Tetapi ada juga sebagian dari mereka yang menyajikan masakan modern untuk menghadirkan suasana baru bagi pelanggan.

Gambar 12 Persiapan Membuka Usaha Rumah Makan

Terlepas dari dua hal itu, bisnis kuliner di Indonesia semakin lama semakin menjamur dan banyak macamnya. Meski persaingan sangat ketat, namun rumah makan yang baru berdiri sekalipun tetap dapat berjalan dengan lancar bahkan hingga mencapai kesuksesan. Semua itu tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara baik dan benar oleh pemilik usaha tersebut.

Melakukan Persiapan Membuka Usaha Rumah Makan

Mempersiapkan usaha dibidang kuliner khususnya rumah makan adalah sebuah aktivitas yang relatif sulit jika tidak ada pengalaman dan kemampuan dibidangnya. Persiapan membuka usaha ini harus dilakukan secara matang dan terencana agar bisa berjalan dengan baik dan memperoleh hasil maksimal. Sebelum terjadi kekacauan karena terlanjur membuka rumah makan tanpa persiapan yang mendalam, cobalah untuk mencermati 12 persiapan membuka usaha rumah makan berikut ini.

Modal Usaha

Untuk memulai sebuah usaha, berarti yang diperlukan pertama kali adalah modal. Modal merupakan nyawa dari sebuah usaha karena menentukan besaran investasi yang akan dilakukan. Menentukan besaran modal adalah hal yang relatif bagi setiap usaha. Jumlahnya bisa disesuiakan dengan kebutuhan atau jika terpaksa kebutuhanlah yang harus menyesuaikan modal. Keduanya pasti memiliki konsekuensinya masing-masing.

Ketika berbicara tentang modal, calon pengusaha warung makan harus menentukan sendiri bagaimana ia akan mendapatkan modal yang dibutuhkan. Modal usaha wajib disediakan untuk menunjang berbagai kebutuhan dan persiapan. Secara awam, pemerolehan modal dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan modal sendiri atau meminjam.

Ketika menggunakan modal sendiri berarti harus mengambil sebagian uang dari tabungan. Namun jika memutuskan untuk meminjam, peminjaman dapat dilakukan ke bank atau koperasi. Akan tetapi, ada beberapa Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Modal Usaha Dari Pinjaman/Hutang yang harus anda ketahui terlebih dahulu.

Menu Makanan

Dalam bisnis kuliner, produk yang dihasilkan untuk diperjual belikan adalah makanan. Tentukan apa saja menu makanan yang dapat diplilih oleh para pelanggan nantinya. Usahakan membuat menu makanan yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki. Memaksakan untuk menyajikan menu diluar pengetahuan boleh dilakukan, namun harus melalui banyak uji coba dan proses belajar yang panjang.

Jika memungkinkan, sediakan beberapa macam menu makanan agar pelanggan dapat memilih jenis makannya sendiri. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa rata-rata pembeli makanan lebih suka jajan di rumah makan yang memiliki berbagai macam menu. Menu makanan yang bervariasi dapat membuat pelanggan leluasa menyantap makanan sesuai dengan keinginannya. Namun pada dasarnya, hampir semua rumah makan menyediakan menu yang bervariatif untuk pelanggannya.

Resep Masakan

Satu-satunya produk utama yang ditawarkan oleh rumah makan kepada pelanggannya adalah makanan. Sedangkan nyawa dari sebuah makanan terletak pada cita rasa yang dimilikinya. Cita rasa dari sebuah makanan terbentuk dari racikan resep makanan yang diciptakan oleh pembuatnya. Kesempurnaan resep makanan lebih di utamakan karena akan menghasilkan rasa yang lezat

Persiapkan resep makanan sebaik mungkin sebagai senjata untuk menaklukan hati konsumen. Ketika sebuah rumah makan memiliki resep rahasianya sendiri yang sempurna, maka akan dengan mudah ia mengalahkan para kompetitornya. Cita rasa adalah tolak ukur kepuasan pelanggan terhadap suatu rumah makan. Oleh karena itu, hadirkan rasa terbaik dari setiap masakan yang ditawarkan dengan kekuatan resep yang sempurna.

Konsep Rumah Makan

Membuat konsep rumah makan adalah satu hal penting yang juga harus dipersiapkan dengan baik. Konsep akan berpengaruh terhadap pandangan rumah makan dari para pelanggannya. Buatlah konsep-konsep yang menyenangkan hati pelanggan. Konsep rumah makan meliputi tampilan dan tata ruang. Apakah konsep yang di usung adalah suasana klasik, kondisi modern atau keadaan tradisional.

Selain itu, konsep tempat untuk makan para pelanggan juga harus diperhitungkan. Ada dua konsep umum yang ada dan banyak digunakan oleh berbagai rumah makan yaitu lesehan atau meja makan. Dua konsep menyantap tersebut dapat dipilih salah satu atau digunakan kedua-duanya sekaligus. Menggunakan kedua konsep lesehan dan meja makan tersebut akan memberikan dua pilihan berbeda bagi pelanggan yang dapat disesuaikan dengan suasana hatinya.

Properti Yang Digunakan

Untuk menunjang konsep yang sudah dirancang, properti juga harus dipersiapkan denga baik dan lengkap. Kelengkapan properti yang digunakan sangat mempengaruhi kenyaman pelanggan saat menyantap menu pesanannya. Ada beberapa properti yang perlu diadakan untuk rumah makan antara lain meja makan, kursi, karpet untuk lesehan, tempat makanan dan etalase. Selain itu juga ada properti pendukung untuk mempercantik ruangan seperti lukisan, foto menu makanan dan lain-lain.

Selain mengutamakan kenyamanan, pilihlah properti yang memiliki nuansa estetika cukup baik bagi pelanggan. Penggunaan properti tidak harus yang berharga mahal, namun yang terpenting adalah  dapat mewakili konsep dari rumah makan itu sendiri. Jangan menggunakan properti yang berlebihan karena ruangan akan terasa penuh dan sesak. Utamakan kelonggaran supaya setiap pelanggan yang datang merasa lega.

Lokasi Rumah Makan

Dalam memilih lokasi rumah makan, usahakan memilih lokasi yang strategis. Ada banyak keuntungan yang didapat bila memilih lokasi bisnis di tempat yang strategis. Tempat strategis memiliki beberapa kriteria antara lain adalah berada di pusat keramaian, dekat dengan target pasar, memiliki akses jalan yang mudah, mudah dijangkau dan mudah dihafal. Gunakan kriteria-kriteria tersebut untuk memilih lokasi terbaik berdirinya rumah makan.

Beberapa opsi tempat yang cocok digunakan untuk lokasi rumah makan seperti di kawasan tempat wisata, di pusat kota, di area padat penduduk dan lain sebagainya. Tempat-tempat seperti ini memiliki potensi yang bagus untuk menjaring banyak konsumen. Sebagai seorang wirausahawan, memilih lokasi rumah makan harus dilakukan dengan perhitungan yang tepat supaya usaha dapat berjalan dengan lancar serta dapat tumbuh dan berkembang.

Bangunan Rumah Makan

Persiapkan bangunan yang akan digunakan untuk rumah makan dengan baik. Sebisa mungkin rumah makan berada di bangunan yang cukup memiliki ruang agar terkesan tidak sempit dan sesak. Apabila menggunakan bangunan lama, selain mempertimbangkan luasnya, perhatikan juga kondisi bangunan seperti atap, lantai, tembok dan hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kenyamanan pelanggan.

Baca Juga:
  1. 9 Tempat Strategis Untuk Membuka Usaha Warung Makan
  2. 9 Pertimbangan Dalam Memilih Lokasi Usaha 
  3. 25 Penyebab Kenapa Bisnis Tidak Berkembang

Perhatikan dengan teliti bagian-bagian tersebut apakah ada yang rusak atau tidak. Jika ada kerusakan, lakukan perbaikan sesuai dengan kebutuhan. Akan tetapi hal-hal tersebut tidak perlu dilakukan jika kondisi bangunan masih baru. Biasanya bangunan yang masih baru memiliki kondisi fisik masih bagus, yang perlu diperhatikan adalah perawatannya dan pengecekan secara berkala.

Peralatan Masak

Mendirikan usaha rumah makan berarti harus memproduksi berbagai macam menu makanan untuk disajikan kepada para pelanggan. Karena makanan dihasilkan dengan cara dimasak, maka sebagai seorang calon pengusaha rumah makan harus menyediakan berbagai perlengkapan memasak untuk menunjang kegiatan produksi. Sediakan perlatan sesuai dengan kebutuhan, hindari membeli alat-alat yang tidak dibutuhkan karena akan membuat anggaran membengkak.

Juru Masak

Makanan yang disajikan diatas meja pelanggan tidak bisa matang dengan sendirinya. Harus ada juru masak yang mengolah berbagai macam bahan baku dan memadukannya dengan bumbu-bumbu supaya dapat tercipta masakan yang sempurna. Sebagai pendiri rumah makan, tentukanlah siapa yang akan menjadi juru masak. Apakah akan menggunakan tenaga dari orang lain atau akan memasak sendiri. Yang pasti juru masak untuk rumah makan harus benar-benar piawai melakukan tugasnya supaya dapat membuat makanan yang lezat.

Karyawan

Ketika membuka usaha rumah makan kira-kira akan membutuhkan karyawan untuk membantu sebuah pekerjaan atau semua pekerjaan bisa terselesaikan dengan tenaga sendiri. Jika masih awal berdiri akan lebih baik jika semua pekerjaan dikerjakan sendiri terlebih dahulu untuk menekan biaya operasional. Baru setelah rumah makan berjalan ramai dan memiliki banyak pelanggan, pemilik usaha dapat menarik karyawan untuk membantu berjalannya usaha. Dalam mencari karyawan, pilihlah orang-orang yang memiliki kemampuan dibidangnya.

Strategi Promosi

Sebuah rumah makan tidak akan pernah dikenal oleh siapapun jika pemiliknya tidak pernah mengumumkan keberadaanya dihadapan publik. Tujuan diadakannya promosi adalah untuk mengenalkan rumah makan kepada masyarakat luas. Semakin sering promosi dilakukan, maka akan semakin bagus karena banyak orang yang familiar. Jika sebuah rumah makan banyak diketahui masyarakat dan populer, kemungkinan besar akan selalu ramai dan dipenuhi oleh pelanggan.

Fasilitas Pendukung

Untuk menunjang keberadaan rumah makan, sediakanlah fasilitas-fasilitas pendukung. Pengadaan fasilitas tambahan akan memerikan banyak manfaat bagi pelanggan. Selain menjaring lebih banyak konsumen, memberi fasilitas lebih juga akan memberikan kepercayaan yang tinggi dari mereka. Berikut ini adalah beberapa fasilitas pendukung yang dapat dihadirkan dirumah makan.

1. Wastafel

Wastefel bermanfaat bagi pelanggan untuk mencuci tangan mereka baik itu sebelum makan maupun sesudah makan. Dengan menyediakan wastafel, pelanggan akan menyukai rumah makan tersebut karena kebersihan selalu tetap terjaga.

2. Toilet

Toilet adalah sebuah fasilitas penting yang harus ada disetiap tempat usaha termasuk juga untuk rumah makan. Menyediakan toilet akan bermanfaat bagi para pelanggan untuk sekedar membuang air kecil ataupun air besar. Terlebih bagi mereka yang tengah melakukan perjalanan jauh dan menyempatkan mampir. Rumah makan dengan fasilitas tolilet biasanya menjadi favorit para pelancong.

3. Tempat Ibadah

Keberadaan tempat ibadah disekitar rumah makan adalah hal penting sebagai sarana beribadah bagi para pelanggan yang jajan disaat waktu-waktu ibadah telah tiba. Dengan adanya fasilitas ini, mereka tidak perlu pergi meninggalkan rumah makan untuk menjalankan kewajiban dari tuhannya.

4. Lahan Parkir

Sebisa mungkin tempat usaha rumah makan harus memiliki lahan parkir yang luas. Ini digunakan untuk berjaga-jaga jika ada banyak pelanggan yang datang. Selain itu parkiran yang luas memiliki potensi untuk menjadi pilihan berhentinya kendaraan-kendaraan besar yang membawa penumpang sehingga bisa menjaring lebih banyak lagi  pelanggan.

5. Smoking Area

Smoking area adalah tempat atau ruangan khusus bagi perokok. Dengan menyediakan tempat khusus untuk para pelanggan yang merokok, maka kenyamanan pelanggan lain yang tidak merokok akan terjaga. Seperti yang sudah diketahui bahwa akhir-akhir ini isu asap rokok adalah isu yang sering menjadi masalah apalagi ditempat umum.

6. Jaringan Wifi

Menyediakan jaringan wifi untuk rumah makan sebenarnya hanya opsional saja. Ada atau tidaknya jaringan wifi tujuan utama dari pelanggan adalah untuk makan. Namun menyediakan fasilitas wifi area juga dapat membuat beberapa orang tertarik untuk mampir. Fasilitas ini dapat membuat mereka bersantai sambil menunggu pesanan menu makanan.

Penutup
Selain 12 persiapan membuka usaha rumah makan yang sudah dipaparkan diatas, masih ada satu hal lagi yang dipersiapkan untuk diri seorang wirausahawan dibidang kuliner. Hal tersebut adalah mental. Sebagai seorang pebisnis harus memiliki mental yang kuat untuk menghadapi kerasnya persaingan. Persiapkan mental sebaik mungkin supaya dapat mengarungi berbagai macam kemungkinan yang terjadi selama menjalankan usaha. 12 persiapan membuka usaha rumah makan diatas akan dapat berjalan dengan baik jika dibarengi dengan bekal mental yang bagus dari pengusaha.

12 Persiapan Membuka Usaha Rumah Makan