Ini Keuntungan Menggunakan Harga Psikologi Dalam Berjualan

Psychological pricing atau lebih dikenal dengan sebuah harga psikologi adalah salah satu trik marketing yang sudah umum digunakan saat ini. Biasanya harga psikologi banyak digunakan untuk bisnis ritel seperti pada swalayan, minimarket dan supermarket. Ketika berkunjung di beberapa pusat perbelanjaan tersebut, kita pasti sering menemukan barang-barang yang dipajang pada rak dengan banderol harga yang tidak biasa.

Semua harga yang terpampang pada sisi depan rak menunjukkan angka-angka yang tidak bulat bahkan terkesan sulit untuk dihafalkan. Kebanyakan, nominalnya selalu menunjukkan jumlah yang sulit untuk dihitung. Itulah yang dinamakan dengan psychological pricing atau harga psikologi. Harga tersebut dibuat sedemikian rupa dengan maksud agar mampu mempengaruhi kondisi psikologis pembeli.

Gambar Keuntungan Menggunakan Harga Psikologi Dalam Berjualan

Selama ini harga psikologi dianggap sebagai strategi penjualan yang sangat menarik. Pasalnya, dengan menetapkan harga tersebut pada setiap produk yang dijual, dapat memberikan pengaruh baik terhadap jumlah penjualan. Tak heran jika disetiap pusat ritel besar selalu menerapkan harga tersebut untuk mempengaruhi kondisi psikologi para pembelinya.

Keuntungan Menggunakan Harga Psikologi (Psychological Pricing)

Dibalik angka-angkanya yang rumit, ternyata dengan menggunakan harga psikologi kita bisa memperoleh banyak keuntungan. Memang pada kenyataannya trik dagang yang satu ini masih jarang digunakan oleh pengusaha kecil karena berbagai macam alasan. Namun bagi para pengusaha besar, penggunaan harga psikologi sangat membantu mereka dalam mempengaruhi minat pembeli untuk berbelanja. Lalu apa saja keuntungan menggunakan harga psikologi? Simak beberapa penjelasan berikut ini.

Terlihat Lebih Murah

Keuntungan yang pertama dari dari penetapan harga psikologi adalah barang yang dijual terlihat lebih murah dibanding harga lain dipasaran. Hal ini disebabkan oleh pengurangan angka dari harga bulat ke nominal yang lebih kecil. Sebagai contoh, ketika produk A harganya 50.000,- dipasaran, maka harga tersebut bisa menjadi 49.785,- karena mengalami sedikit pengurangan nominalnya.

Dengan menerapkan permainan harga tersebut, seorang pedagang bisa menjual barang dagangan dengan harga yang seolah-olah lebih murah dibandingkan harga normalnya. Meski hanya ada sedikit perbedaan pada nominalnya, namun harga tersebut sudah cukup untuk bisa mempengaruhi psikologi pembeli ketika berbelanja.

Menarik Minat Pembeli

Keuntungan yang kedua dari penggunaan harga psikologi adalah dapat lebih menarik minat pembeli.
Harga yang terlihat lebih murah karena adanya pengurangan nominal membuat produk yang dijual dengan menetapkan harga psikologis bisa membuat seseorang lebih tertarik untuk membelinya. Seorang pembeli pasti akan lebih memilih barang yang harganya lebih murah meskipun selisihnya hanya sedikit.

Sebagai gambaran, kita dapat melihat perusahaan ritel seperti swalayan, minimarket, atau supermarket yang mampu menjaring lebih banyak pembeli dikarenakan strategi harga psikologi yang mereka gunakan. Ini adalah salah satu bukti betapa berpengaruhnya harga psikologi dalam penjualan.

Baca Juga:
  1. Pengertian Psychological Pricing (Harga Psikologi) dan Penetapannya Dalam Transaksi
  2. 10 Cara Menghemat Uang Belanja Supaya Tidak Boros 
  3. Trik dan Strategi Dagang Supermarket Yang Harus Anda Ketahui

Menjaring Pembeli Lebih Luas

Dengan membangun image murah dimata para pembeli, seorang pedagang dapat menjaring pembeli dengan lebih luas. Inilah keuntungan ketiga yang akan kita dapat ketika menerapkan harga psikologi pada produk yang dijual. Harga terbaik yang kita tawarakan akan membuat konsumen puas serta memiliki kemungkinan untuk menjadi pelanggan tetap.

Memancing Pembeli Agar Berbelanja Lebih Banyak

Keuntungan terakhir yang akan didapat ketika menggunakan harga psikologi dalam berjualan adalah dapat memancing pembeli agar berbelanja lebih banyak. Angka-angka yang tidak bulat bisa menjadi kendala para pembeli dalam menentukan jumlah harga barang yang akan mereka beli. Kesempatan ini dapat kita manfaatkan untuk membuat mereka terlena terhadap nilai transaksi.

Saat ini masih banyak pembeli yang tidak peduli dengan jumlah belanja mereka ketika berhadapan dengan harga psikologi. Salah satu alasannya adalah penjumlahan yang sulit dilakukan karena harga yang tidak dapat diingat dengan baik. Harga dengan kombinasi angka-angka dalam keseluruhan digit dapat menjadi senjata utama untuk memancing pembeli agar berbelanja lebih banyak.

Penutup
Penggunaan psychological pricing atau lebih dikenal dengan harga psikologi dalam berjualan memang diperbolehkan asalkan mematuhi aturan penetapannya. Meski lebih rumit dalam perhitungan, namun penggunaannya memberikan beberapa manfaat yang cukup menggiurkan seperti yang sudah disebutkan diatas. Setelah mengetahui keuntungan menggunakan harga psikologi dalam berjualan, Tertarikah anda menggunakannya?

Ini Keuntungan Menggunakan Harga Psikologi Dalam Berjualan