Ini 10 Cara Menanamkan Jiwa Wirausaha Pada Anak Sejak Dini

Menanamkan jiwa wirausaha pada anak mulai sejak dini amat sangatlah penting. Melatih mental wirausaha pada siswa terutama dapat berkaitan langsung pada mindset dan juga pola pikir orang sukses. Anak yang memiliki konsep entrepreneurship sejak kecil akan tumbuh prinsip pantang menyerah, kreatif, inovatif dan optimis untuk mengejar mimpi dan cita-citanya. Jadi, konsep wirausaha tidak hanya sekerja berdagang, jualan dan mendapat keuntungan semata.

Ini 10 Cara Menanamkan Jiwa Wirausaha Pada Anak Sejak Dini

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi sukses kelak waktu dewasa. Oleh karena itu, menanamkan jiwa wirausaha anak sejak dini menjadi sangat penting sebagai bekal untuk meraih keberhasilan. Paling tidak, nilai-nilai positif yang terkandung dalam konsep entrepreneurship dapat membuat anak menjadi sosok yang lebih tangguh dalam menghadapi dinamika kehidupan. Terlebih semakin hari peluang kerja semakin sedikit. Dengan ditanamkannya jiwa pengusaha, suatu saat anak dapat menciptakan pekerjaan sendiri.

10 Cara Melatih dan Menanamkan Jiwa Wirausaha Pada Anak Sejak Dini

Jika digali dan dikaji lebih jauh lagi, sebenarnya ada banyak nilai-nilai yang sangat penting dalam konsep entrepreneurship. Orang tua yang mau melatih serta menanamkan jiwa wirausaha pada anak sejak dini tidak akan pernah berakhir sia-sia. Meski tidak mudah, namun setiap orang tua pasti bisa membiasakan konsep entrepreneurship beserta nilai-nilainya pada anak. Untuk lebih jelasnya lagi, silahkan simak beberapa penjelasan berikut ini.

Belajar Membuat Target dan Tujuan

Hal pertama yang dapat diajarkan oleh orang tua untuk menanamkan jiwa wirausaha pada anak adalah dengan belajar membuat target serta tujuan. Cara ini akan membuat anak menjadi lebih fokus dalam menggapai mimpi atau cita-citanya. Agar lebih mudah untuk dipahami, target dan tujuan tersebut sebaiknya dituliskan dalam sebuah media entah itu kertas, dinding, kain dan sebagainya. Uraikan secara detail dan ajarkan anak untuk membuat beberapa rencana yang dapat dijalankan.

Ajarkan Untuk Menyelesaikan Sebuah Masalah

Seperti yang kita tahu bahwa dalam dunia wirausaha ada banyak sekali dinamika serta tantangan yang datang kapan saja. Masalah yang datang silih berganti tidak bisa dihindari namun harus dihadapi untuk diselesaikan. Tanamkan pola pikir bahwa masalah tersebut jangan dijadikan sebagai beban, namun justru menjadi sebuah tantangan. Ajari anak untuk selalu memecahkan sebuah masalah dengan memutar otak dan berfikir kreatif.

Beri Kesempatan Untuk Mengambil Sebuah Keputusan

Hidup itu pilihan. Dalam sebuah data penelitian, setiap orang dewasa akan dihadapkan oleh lebih dari 30.000 pilihan dalam sehari. Setiap keputusan yang diambil sangat menentukan terhadap masa depan. Maka dari itu, biasakan untuk memberi kesempatan pada anak dalam mengambil keputusan dengan berbagai resiko akan dialaminya. Ini adalah salah satu alasan kenapa menanamkan jiwa wirausaha kepada anak sejak dini itu penting.

Biarkan Anak Belajar Dari Kesalahan Yang Dialami

Setiap manusia pasti tidak pernah luput akan kesalahan. Kesalahan bukanlah sebuah hal yang harus disesali sehingga menimbulkan rasa pesimis dan takut. Sebaliknya, sebuah kesalahan akan mengajarkan satu hal benar dan terbaik. Membiarkan anak belajar dari kesalahan adalah salah satu bagian dari menanamkan jiwa wirausaha sejak dini. Jadi, usahakan untuk tidak selalu memarahi anak ketika melakukan kesalahan, lebih baik tunjukkan mana yang benar.

Ajarkan Untuk Berani Menyampaikan Pendapat

Berpendapat adalah salah satu hak seseorang. Sebuah pendapat sangat bermanfaat untuk kemajuan seseorang atau organisasi. Jadi, dalam menanamkan jiwa wirausaha ajarkan anak untuk berani menyampaikan pendapat. Libatkan anak dalam berdiskusi keluarga sehingga dia terbiasa untuk mengkomunikasikan apa yang ada dalam pikirannya. Hal ini juga mengajarkannya bahwa tidak setiap pendapat itu harus diterima untuk dilaksanakan.

Konsep Tetap Bertahan dan Pantang Menyerah

Berikan gambaran kepada anak sejak dini bahwa apa yang sudah ia rencanakan dan ingin dicapai tidak selalu berjalan dengan mulus. Akan ada hambatan serta rintangan yang siap menghadang. Dalam hal ini, menanamkan jiwa wirausaha jadi hal penting karena ada salah satu nilai yakni tetap bertahan dan pantang menyerah. Siapa yang sanggup bertahan dan pantang menyerah akan jadi pemenang. Ajarkan untuk tidak berhenti ketika gagal, namuh harus mencoba lagi dan lagi.

Mengajarkan Konsep Kepemimpinan

Menanamkan jiwa wirausaha pada anak sejak dini juga mencakup konsep kepemimpinan. Ajarkan anak untuk bersikap pemimpin. Bukan pemerintah atau juga boss. Artinya, ajarkan untuk tidak sekedar menyuruh namun juga mampu memberikan contoh. Tanamkan pada pola pikirnya bahwa memberikan contoh akan sangat efektif untuk mempengaruhi orang lain untuk mengikutinya. Dengan begini, anak tidak hanya dipercaya oleh orang lain. Namun juga akan disegani.

Baca Juga:
  1. Ini 7 Contoh Kebiasaan Yang Mengajarkan Disiplin Pada Anak
  2. Salah Pola Asuh? Ini 10 Dampak Buruknya Pada Anak
  3. 8 Tips Memilih Tontonan Yang Baik Untuk Anak

Biasakan Untuk Bermanfaat Bagi Orang Lain

Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Begitu pula dengan konsep entrepreneurship yang selalu menyediakan lapangan pekerjaan dan pengalaman kerja bagi banyak orang. Dengan menanamkan jiwa wirausaha sejak dini, anak secara tidak langsung juga akan belajar nilai kemanfaatan untuk orang lain. Ajarkan juga hal-hal kecil yang berdampak besar seperti menolong, sedekah, memberi dan ikhlas. Nilai ini akan membuat anak rendah hati dan tidak serakah.

Tanamkan Sikap Mandiri

Kebanyakan orang sukses selalu terbiasa mandiri sejak dini. Untuk mencapai keberhasilan, ia selalu menggunakan kemampuannya tanpa harus bergantung pada orang lain. Menanamkan jiwa wirausaha pada anak berarti juga menanamkan bahwa sebuah mimpi dapat kita raih dengan kemampuan diri, bukan pada kemampuan orang lain. Sikap mandiri juga dapat membuat anak lebih percaya diri dengan kemampuannya.

Ajari Cara Membangun Relasi Yang Baik

Salah satu hal penting dalam kehidupan adalah bersosial. Cara bersosial yang baik akan membuat anak lebih dihargai orang lain. Hal ini juga berkaitan dengan cara membangun relasi. Anak akan memiliki banyak teman, sahabat dan koleh jika memiliki kemampuan bersosial yang baik. Menanamkan jiwa wirausaha pada anak juga mencakup nilai relasi yang membuat mereka dapat berinteraksi dengan baik pada orang lain dan orang baru.

Penutup

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua untuk menanamkan jiwa wirausaha pada anak sejak dini. Konsep entrepreneurship tidak hanya sebatas untung dan rugi, namun juga mencakup banyak nilai diberbagai sisi entah itu sosial, kemanusian, bahkan pola pikir. Jadi, jiwa wiruasaha tidak hanya mendidik anak untuk berbisnis semata, namun juga dapat membuat mereka "think out of the box" ketika menghadapi dinamika kehidupan pada saat dewasa nanti.

Ini 10 Cara Menanamkan Jiwa Wirausaha Pada Anak Sejak Dini